IKLAN

Antisipasi Virus Corona, Kapal Asal China Beserta 21 ABK nya Diisolir di Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - sebuah kapal asing kargo curah asal China, Genco Brougogne beserta 21 orang crew Anak Buah Kapal (ABK) nya terpaksa harus diisolir dan dikarantina serta tidak diperbolehkan kontak langsung dengan warga setempat oleh Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Syahbandar Pelabuhan Biringkassi kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel karena dikhawatirkan membawa virus corona dari negeri asalnya di china ke indonesia.

Petugas Kesyahbandaran UPP Biringkassi, Kapten Kurniawan Agung menyebutkan Kapal tersebut berlayar dari pelabuhan Hongkong dengan memuat 21 kru termasuk nahkoda kapal dengan tujuan pelabuhan Biringkassi, Pangkep, Kapal tersebut saat ini sudah tiba di Pelabuhan Biringkassi dan sementara berlabuh di kolam Pelabuhan Biringkassi Bungoro Pangkep.

Kapal jenis curah tersebut tiba sekitar pukul 13.00 Wita Rabu (5/2/2020) kemarin dan saat ini mereka sementara dikarantina oleh tim Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkep. Hal tersebut dilakukan oleh Syahbandar karena selain sudah masuk dalam Standar Operasional Pelayanan (SOP) pelayanan KKP dan Syahbandar, juga mencegah masuknya virus corona ke Indonesia yang lagi viral diperbincankan saat ini.

"Sebelum bersandar di pelabuhan yang ada di Pangkep, lebih dini dilakukan pengecekan kesehatan oleh kru karantina, setelah itu barulah kami izinkan dilakukan penyandaran, Itu kita periksa begitu mengantisipasi virus corona," ungkapnya, Kamis (6/2/2020).

Kapten Kurniawan Agung, menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan 21 ABK kapal kargo curah asal China Genco Brougogne dinyatakan negatif dari virus corona, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan khusus.

"Sudah berlabuh dan dinyatakan negatif dari virus (corona). "Semua aman. Suhu tubuhnya 36 sampai 37 derajat, tidak ada yang sampai 38 suhunya. Kalau ada langsung kita arahkan ke RS Wahidin, selama enam hari ke depan kita akan tetap awasi," ucapnya setelah ke 21 ABK diperiksa secara khusus oleh tim karantina KKP di area kolam Biringkassi.

Meski ke 21 crew kapal dinyatakan bebas virus corona oleh tim medis, mereka masih dilarang turun di dermaga pelabuhan, Kapten Agung menyebutkan, aktivitas mereka selama di Pangkep yakni hanya berada di atas kapal, kecuali ada izin dari pihak imigrasi.

"Mereka masih di atas kapal sambil diperiksa, tidak boleh beraktivitas sebelum ada izin dan ini semua kita lakukan untuk mengantisipasi virus corona yang saat ini hangat diperbincangkan," jelasnya.

Sementara itu Koordinator Wilayah Kerja Pelabuhan Khusus Biringkassi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar, Zulkarnain Amiruddin, menghimbau kepada masyarakat yang ada di pelabuhan biringkassi untuk tidak mendekati kapal tersebut, sebelum dalam masa inkubasi selesai enam hari kedepan.

"Namun, saya imbau tidak ada yang menyentuh kapal tersebut karena masih dalam masa inkubasi sampai enam hari ke depan karena kapal sudah berlayar dari Hong Kong 8 hari," kata Zulkarnain yang memimpin pemeriksaan terhadap 21 ABK tersebut.

Sekedar diketahui jenis kapal dari china tersebut adalah jenis kapal curah dengan muatan seperti klinker. Kapal tersebut akan mengambil muatan dari PT Semen Tonasa berupa klinker sebagai bahan dasar pembuatan semen, untuk diangkut ke Taicung Taiwan.

(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Antisipasi Virus Corona, Kapal Asal China Beserta 21 ABK nya Diisolir di Pangkep"

Post a Comment