IKLAN

Waspada Aliran Sesat Mulai Masuk Pangkep, Ini 10 Kriteria Sesat Yang Ditetapkan MUI

KORANPANGKEP.CO.ID - Sejumlah tokoh agama di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, resah dengan keberadaan Aliran Agama yang sudah mulai masuk menyebarkan ajaran sesatnya dikabupaten yang terkenal dengan keriligiusan penduduknya.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Hasbuddin Khalik menyebutkan, pihaknya menemukan aliran sesat di Kabupaten Pangkep. Aliran yang diduga sesat tersebut bernama Tarekat Tajul Khalwatiyah asuhan Puang La'lang yang saat ini sudah dilarang beroperasi di kabupaten Gowa karena dianggap sesat.

KH Hasbuddin Khalik mengungkapkan aliran Tajul Khalwatiyah asuhan Puang La'lang sudah tersebar di lima kecamatan yang ada di Pangkep, dan hal ini menjadi fokus pembahasan dalam rapat MUI Pangkep.

Kelima kecamatan itu ada di wilayah kepulauan, daratan dan pegunungan yakni wilayah Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Tupabiring, Tondong Tallasa, Minasatene dan Bungoro, Hasbuddin menyebutkan, pihaknya bersama tim telah mengkaji aliran tersebut dan mengeluarkan fatwa.

"Khalifah atau pemimpin Taju Khalwatiyah ada di Kecamatan Minasatene. Khalifah itu memiliki SK dari Gowa asuhan Puang La'lang Ada sekretaris dan bendaharanya, SK nya sudah dipegang." tuturnya.

Sementara itu Muhammad Mahrus Amri ketua Dewan Fatwa MUI Pangkep sekaligus Sekretaris Peneliti  menambahkan, MUI pusat telah mengeluarkan 10 kriteria aliran sesat. dan aliran Tajul Khalwatiyah memenuhi beberapa kriteria itu. Dia menegaskan, jika tarekat yang diajarkan dibawah asuhan Puang La'lang tersebut telah dinyatakan sesat sesuai fatwa yang dikeluarkan MUI Gowa.

"Intinya di mana pun tempatnya, kalau tarekat di bawah asuhan Puang Lalang berarti ikutji semua di keputusan fatwa MUI Gowa, makanya kita di Pangkep hanya menegaskan, Kalau Tajul Khalwatiyah yang kita temukan di Pangkep sesuai pengkajian bukunya masuk ke kriteria 2 hingga 10," ujarnya.

10 kriteria aliran sesat yang telah ditetapkan MUI Pusat tersebut diantaranya :

1. Mengingkari salah satu dari rukun iman yang keenam.
2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dengan Al quran dan sunnah.
3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.
4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran.
5. Melakukan penafsiran Al quran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.
6. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran islam.
7. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.
8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir.
9. Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib tidak lima waktu.
10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.

Diketahui sebelumnya, Andi Malakutti Puang La’lang, warga Desa Timbuseng, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mendirikan tarekat Tajul Khalwatiyah Syech Yusuf.

Pria berusia 74 tahun ini kemudian mengaku sebagai Rasul dan menjualbelikan kartu surga. Pengikut aliran Puang Lalang diwajibkan membayar uang tunai sebesar Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu untuk mendapatkan kartu surga

Pengikut ajaran ini juga diwajibkan membayar zakat badan berdasarkan berat badan. Dalam hitungan Puang Lalang, 1 kg berat badan senilai Rp 5.000, Ada juga zakat maal atau harta senilai 2,5 persen dari penghasilan pengikut. Dana yang terkumpul rupanya dikelola sendiri oleh Puang Lalang atau yang dipanggil dengan sebutan mahaguru.

Puang Lalang juga mengangkat dirinya sebagai mahaguru dan rasul. dan mengklaim bahwa dia dapat memperpanjang umur pengikutnya 15 tahun.

Puang Lalang kemudian pada akhirnya diciduk oleh polres Gowa pada bulan Nopember 2019 lalu, Polisi menjerat tersangka Puang Lalang menggunakan pasal berlapis, mulai dari Pasal 156 a KUHP dan atau Pasal 378 KUHP. Kemudian Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3,4,dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 dan atau UU Nomor 22 Tahun 1946. Ancaman hukumannya 5 hingga 20 tahun penjara.

(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Waspada Aliran Sesat Mulai Masuk Pangkep, Ini 10 Kriteria Sesat Yang Ditetapkan MUI"

Post a Comment