Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pulang Kampung, Saleh Pattola Siap Jadi Bupati dan Keluarkan Pangkep Dari Daerah Tertinggal

KORANPANGKEP.CO.ID - Suasana politik di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan bakal semakin berwarna menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di tahun 2020 mendatang. dalam perhelatan Pilkada di Pangkep kali ini memuat banyak sejumlah nama figur baru yang bemunculan. Bahkan setiap Bakal Calon (Balon) menjadi buah bibir bagi masyarakat kabupaten Pangkep sebagai pertimbangan untuk menentukan pilihannya di masa yang akan datang. Kali ini, muncul satu lagi putra asli kelahiran Kabupaten Pangkep yakni, Muh. Saleh Pattola menyatakan siap maju menjadi Balon Bupati Pangkep.

Putra kelahiran Kampung Mattoangin, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene pada tanggal 28 Juli 1974 itu mengatakan, keinginannya maju sebagai Balon Bupati Pangkep ingin mebuat tanah kelahirannya tersebut sejahterah, mandiri dan bermartabat utamanya dalam hal ekonomi, sehingga dapat keluar dari garis kemiskinan yang 10 tahun terakhir melekat dan disandang kabupaten Pangkep versi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel.

“Saya Lahir dan besar serta orang tua dan nenek saya asli Pangkep. Jadi saya merasa terpanggil maju di Pilkada untuk membangun kampung kelahiran saya yakni Kabupaten Pangkep,” ucapnya Via telepon selularnya saat berada di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Saleh Pattola menuturkan, terwujudnya masyarakat Pangkep sejahtera, Mandiri dan berdaulat merupakan kondisi yang ingin dicapai dalam kurung waktu 5 tahun kedepan. Ini melalui pembangunan ekonomi yang berlandaskan pada keunggulan daya saing, dengan mengoptimalkan pengolahan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) selaras dengan pelaksanaan nilai-nilai budaya lokal yang dimiliki Pangkep.

“Apabila hal ini terwujud, maka masyarakat Pangkep dapat menikmati pencapaian hasil pembangunan ekonomi secara berkelanjutan. Ini ditandai dengan berkurangnya kemiskinan dan pengangguran, meningkatkan upah, pendapatan perkapita dan daya beli masyarakat, serta meningkatnya pendapatan daerah dan berkembangnya investasi,” sebut Saleh Pattola.

Selanjutnya kata Dia masyarakat Pangkep dapat menikmati tatanan kehidupan yang aman, damai dan harmonis, sehingga tenaga kerja meningkat produktivitasnya. Hal ini ditandai dengan terpenuhinya kebutuhan pangan dan gizi, meningkatnya kapasitas infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan derajat kesehatan, sehingga semakin terpenuhinya standar hidup masyarakat yang layak sesuai harkat dan martabat kemanusiaan.

Saleh Pattola menuturkan, visi itu akan dicapai melalui misi seperti, meningkatkan sinergitas pemberdayaan masyarakat dalam berwirausaha melalui usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi ,serta melakukan percepatan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, Pertanian dan ekonomi kereatif guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mandiri dan bermartabat.

“ Meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat dengan memperluas inovasi dan reformasi  birokrasi demi tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, akuntabel dan demokrasi berbasis teknologi informasi, Selanjutnya meningkatkan ketersediaan infrastruktur jalan, transportasi, pengairan,permukiman dan prasarana lingkungan yang menunjang aktivitas sosial kemasyarakatan." papar Saleh Pattola

Lanjutnya " Dan yang terpenting adalah meningkatkan tata kehidupan masyarakat yang tertib hukum secara berkeadilan, menjamin kepastian hukum, serta mengembangkan prakarsa dan partisipasi masyarakat dalam memelihara ketertiban dan keamanan wilayah." Tegasnya

Menurut Saleh Pattola Pangkep telah memiliki hal tersebut diatas baik SDA yang melimpah dan SDM yang mumpuni namun hal tersebut belum dimenejerial dengan baik sehingga hasilnya selama 10 tahun terakhir tidak maksimal dan belum mampu mengeluarkan Pangkep dari daerah termiskin ke 2 di Sulsel.

"Pangkep itu memiliki SDA yang luar biasa yang dianugrahkan tuhan untuk masyarakat Pangkep yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia, apalagi SDM Masyarakatnya juga tak kalah dengan di jawa, hanya saja potensi itu belum terlalu dimaksimalkan untuk membangun dan meningkatkan perekonomian masyarakat Pangkep" Kata Saleh Pattola mantan staf khusus Racmat Tatang Staf Ahli Hukum Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI.

Saleh Pattola optimis dapat mengeluarkan Pangkep dari Daerah Tertinggal yang disandang selama ini, dengan berbekal pengalaman selama bekerja dan berperan aktif di Kementerian Desa dan menimba ilmu pengetahuan tentang pembangunan Desa tertinggal, serta bersosialisasi pada teman teman di pemerintah daerah yang ada di seluruh Indonesia.

"Insya Allah pandangan terhadap bagaimana daerah tersebut dari tertinggal hingga bisa keluar dari tertinggal, kemudian daerah itu berkembang sedikit banyaknya saya paham dan mengerti hingga daerah tersebut sejahterah,mandiri dan bermartabat" Pungkasnya.

(ADM-KP)


1 komentar untuk "Pulang Kampung, Saleh Pattola Siap Jadi Bupati dan Keluarkan Pangkep Dari Daerah Tertinggal"

  1. Wow... Sangat tepat bila rakyat Pangkep memilih Pak Saleh untuk menjadi Bupati, sepak terjangnya di Jakarta dan banyak membantu daerah lain berkembang sudah terbukti dan terasa manfaat nya. Saat nya Pak Saleh membangun Tanah kelahiran. Selamat buat pak Saleh, Selamat juga buat rakyat Pangkep. Salam sejahtera

    BalasHapus