Plafon Gedung Islamic Center Ambruk, 2 Tamu Undangan Pesta Perkawinan Jadi Korban

KORANPANGKEP.CO.ID - Sebuah pesta hajatan perkawinan yang diadakan di Gedung Islamic Centre, Jl Poros Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep, Sulsel, yang berlangsung khitmat tiba-tiba menjadi ricuh saat plafon gedung yang disewa kedua Mappelai untuk pesta perkawinannya ambruk ke lantai dan menimpa tamu undangan Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 21.00 Wita.

Kejadian bermula pada pesta hajatan dari pernikahan anak dari Aiptu H Abd Kadir (Personel Polsek Bungoro) yakni Deddy dan Anna, sekitar pukul 20.58 Wita para tamu undangan berdatangan dan sebagian tamu menikmati jamuan makan malam, serta beberapa dari mereka ada yang naik ke atas panggung memberikan selamat kepada mapelai pengantin di gedung milik pemkab Pangkep tersebut.

Saat, para tamu undangan sementara menghadiri pesta perjamuan didalam gedung tersebut, tiba-tiba dari atas terdengar suara gresek dan plafon ambruk sepanjang 4x10 meter serta menimpa tamu undangan yang berada tepat dibawahnya. posisi plafon yang runtuh pun tepat pada posisi di atas tempat kedua mempelai berdiri.

Melihat kejadian tersebut, sontak sejumlah tamu yang hadir dalam hajatan panik dan berhamburan keluar dari gedung karena takut plafon lain yang ada dalam gedung ikut ambruk dan menimpa mereka. Termasuk, pasangan pengantin dan keluarga kedua mapelai menepi dari reruntuhan dan mencari tempat aman.

Akibat dari kejadian tersebut dua tamu ibu dan anaknya harus dilarikan ke RSUD Batara Siang karena mengalami luka saat tertimpa material reruntuhan plafon yang terbuat dari bahan asbes. Dua korban tersebut bernama Syamsuriati  (45 Tahun) dan anaknya Muhammad Fauzan (13 Tahun) mereka tinggal di kelurahan Bontoa, Jl poros Tonasa II. Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Korban masih keluarga mempelai. Syamsuryati terkena kursi yang terpelanting di dekatnya, sementara putranya terkena plafon langsung," terang Risal salah seorang tamu undangan yang melihat kejadian tersebut.

Kedua korban ibu dan anak tersebut kemudian langsung dilarikan ke UGD RSUD Batara Siang Pangkep untuk mendapatkan perwatan medis, dan langsung ditangani oleh Dokter jaga yakni dr Arnida Makmur.

"Keduanya dalam keadaan sadar saat dibawa ke RSUD Batara Siang, dari pemeriksaan mereka megalami luka memar di kepala dan tangan akibat benturan. Jika tidak ada kelainan, dari hasil foto rontgen, keduanya bisa dipulangkan setelah menjalani masa observasi," terang Dirut RSUD Pangkep, dr Annas Ahmad dan membenarkan kedua pasien telah dirawat di UGD RSUD Batara Siang Pangkep.

Sementara itu, Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji menjelaskan Bahwa saat ini, pihaknya telah menurunkan tim Inafis ke gedung islamic center untuk mengidentifikasi lokasi kejadian.

Kabag Umum Pemkab Pangkep, Lukman Murtala mengatakan insiden ini sudah dipantauanya langsung di lokasi kejadian dan menutup sementara gedung islamic center untuk penggunaan acara pesta perkawinan maupun acara lainnya

"Kita sudah pantau langsung di lokasi kejadian, dan kita tutup sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi tidak lama, kita perbaiki dulu karena ini gedung salah satunya sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita di Pangkep" katanya

Pihaknya berjanji secepatnya akan melakukan pembenahan dan akan dianggarkan untuk APBD perubahan.

"Insya Allah kita terus koordinasi sama pimpinan dan kemungkinan dianggarkan di APBD Perubahan 2020, sekalian saya lapor kalau ada insiden seperti ini dan saya akan terus koordinasi dengan pimpinan," pungkasnya.

(ADM- KP)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Plafon Gedung Islamic Center Ambruk, 2 Tamu Undangan Pesta Perkawinan Jadi Korban"

Post a Comment