IKLAN

Over Kapasitas, Pasien Anak RSUD Batara Siang Pangkep Terpaksa Dirawat di Lorong

KORANPANGKEP.CO.ID - Sejumlah pasien anak-anak, terpaksa menjalani perawatan medis di lorong ruang Flamboyan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Siang kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel. Pasalnya ruang perawatan RSUD Batara Siang mengalami over kapasitas dari daya tampung 25 pasien, dan diisi dengan 37 pasien.

Pantuan di lokasi menyebutkan, ada sekitar 12 pasien anak dirawat di lorong ruangan. Mereka ada yang menderita penyakit diare, demam, kejang akibat demam, ISPA dan DBD. maupun penyakit lainnya. Meski dari sisi kelengkapan alat medis tidak berbeda dengan yang berada di ruangan, namun suasana di lorong cenderung kurang nyaman.

Salah satu orang tua pasien anak yang enggan disebut namanya, mengaku tidak punya pilihan lain kecuali pasrah anaknya dirawat di lorong ruangan.

“Anak saya didiagnosa dokter sakit DBD. Karena ingin cepat sembuh, saya tidak masalah anak saya dirawat disini (lorong,red),” katanya.

Sementara itu, humas RSUD Batara Siang yang juga merupakan kepala Rekam Medik Mansyur  tidak menampik atas kondisi tersebut. Sebab menurutnya, angka kunjungan pasien anak memang cenderung tinggi saat musim penghujan.

"Dari dua ruang rawat inap pasien anak di RSUD Batara Siang Pangkep , yakni ruang flamboyan ada 37 pasien sementara  kapasitas tempat tidur  hanya 25 sehingga 12 pasien  harus dirawat di koridor depan ruangan, sementara untuk ruangan Anggrek ada 22  pasien dengan kapasitas tempat tidur hanya 18 sehingga ada 4 pasien yang terpaksa dirawat di koridor." Ungkapnya

Mansyur menambahkan membludaknya pasien anak di rumah sakit ini kemungkinan disebabkan  masa peralihan cuaca sehingga banyak masyarakat yang turun daya tahan tubuhnya.

"Inikan perubahan dari musim kemarau ke musim hujan, pola penyakit juga terjadi perubahan, mungkin daya tahan tubuh masyarakat juga turun sehingga rentan terhadap penyakit," katanya  Kamis (30/1/2020).

Meski begitu, Mansur memastikan tidak ada perbedaan pelayanan. Sebab, pihaknya tetap menerapkan standar kaidah pelayanan. Selain itu, lorong tempat perawatan tetap dalam ruangan paviliun.

“Tidak ada perbedaan itu (pelayanan). Lorongnya juga masih dalam ruangan. Bedanya tidak dirawat di ruang bersekat saja. Suhu ruangan juga terjaga. Tidak dilalui oleh lalu lalang orang lain. Hanya ada perawat jaga maupun dokter saja,” pungkasnya


(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Over Kapasitas, Pasien Anak RSUD Batara Siang Pangkep Terpaksa Dirawat di Lorong"

Post a Comment