Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Minat MBR Membeli Rumah Subsidi Tinggi di Sulsel, Kuota FLPP Pemerintah Terbatas

KORANPANGKEP.CO.ID - Minat masyarakat terhadap rumah subsidi terbilang tinggi di Sulawesi Selatan, sayangnya hal tersebut tak sebanding dengan kuota rumah subsidi yang disalurkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Properti (FLPP) yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KEMENPUPR) pada tahun 2020 ini.

Selama 2020, Pemerintah melalui KEMENPUPR mengalokasikan anggaran kuota kredit pemilikan rumah (KPR) fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebesat Rp 11 triliun untuk memfasilitasi 102.500 unit rumah secara nasional. Dari kuota 102.500 unit tersebut akan dibagikan kepada sejumlah bank penyalur yang kemudian bekerjasama dengan berbagai pengembang di Indonesia.

Hal ini membuat Pengembang perumahan was-was pasalnya kuota rumah subsidi melalui FLP hingga saat ini sudah menipis sehingga para pengembang memperkirakan fasilitas subsidi FLPP akan sudah habis pada April mendatang.

Wakil Ketua Pengembang Indononesia (PI) DPD Sulsel, Asbar mengatakan jika rumah subsidi habis pada April mendatang, dan tidak ada penambahan kuota mulai pertengahan tahun hingga akhir tahun nanti Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dikhawatirkan tidak mampu meng KPR rumah non subsidi

"Dari anggaran kuota yang diberikan pemerintah tersebut kami menilai masih sangat kurang, terlebih di Sulsel peminat KPR FLPP Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sangat banyak terhadap rumah subsidi." kata Asbar yang juga merupakan pengembang perumahan di kabupaten Pangkep, Selasa (28/1/2020)

Kendati demikian Asbar mengaku, saat ini  pengembang tengah berupaya untuk meminta tambahan kuota kepada pemerintah, agar cukup memenuhi permintaan rumah murah bagi MBR di Sulsel. para pengembang perumahan akan berbicara dengan pemerintah dalam mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Kami terus berusaha untuk meminta ke pemerintah pusat, namun hasilnya belum tahu sejauh ini seperti apa, apakah ada penambahan atau tidak, para pengembang perumahan akan berbicara dengan pemerintah dalam mencari solusi atas permasalahan tersebut. Kami akan berkoordinasi dan memberi masukan kepada pemerintah mengenai hal ini," pungkasnya.


(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Minat MBR Membeli Rumah Subsidi Tinggi di Sulsel, Kuota FLPP Pemerintah Terbatas"