Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kasus Bulying Siswi SMPN 1 Minasatene Clear, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

KORANPANGKEPCO.ID - Kasus bullying antar siswi SMPN 1 Manasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel, yang dialami SR (13 tahun) yang dilakukan oleh 7 teman sekelasnya dan belakangan videonya viral beredar di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu, akhirnya berujung secara damai.

Perdamaian tersebut terwujud setelah pihak Polres Pangkep melakukan mediasi dengan melibatkan orang tua pelaku dan orang tua korban serta beberapa guru SMPN 1 Minasatene di Aula Mapolres Pangkep, Selasa (22/1/2020). Dalam mediasi tersebut Pihak korban dan pelaku Bulying disertai penganiayaan sepakat menyelesaikan dengan cara kekeluargaan.

"Semua pihak, pelaku dan korban untuk melakukan perdamaian dengan perjanjian tidak mengulangi peristiwa yang sama, dan pihak terlapor bersedia memberikan biaya kesehatan kepada korban," kata Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Anita Taherong, Rabu (22/1/2020).

Ditambahkan Anita, bahwa kejadian ini juga menjadi shock terapi bagi pelaku agar ke depan tindakan perundungan hingga penganiayaan tidak kembali terjadi.

"Kami mengimbau kepada para orang tua, agar mengawasi anak saat bermain dan kami berharap ini menjadi peristiwa terakhir terjadi," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Muslimin Yusuf, mengatakan peristiwa ini menjadi pelajaran bagi dunia pendidikan di Pangkep. Ia berharap semua elemen, baik dari guru, orangtua, masyarakat lingkungan serta pemerintah harus bersinergi untuk mengambil peran dalam pengembangan pendidikan karakter.

"Kami dari diknas berterima kasih atas jiwa besar dari orangtua siswi korban pemukulan dari temannya atas keikhlasannya untuk memaafkan siswi tersebut dan tidak memperpanjang persoalan ini," ucap Muslimin.

Diketahui sebelumnya sebuah video yang viral di medsos, dimana tampak SR ditampar oleh dua siswi lain yakni GR (14 tahun) dan DH (14 tahun) dan terlihat juga sejumlah siswi lain yang malah bersorak melihat rekannya dirisak. Kejadian ini diketahui terjadi pada Kamis (16/1/2020) pekan lalu.

Pihak sekolah yang mengetahui kejadian tersebut sehari sesudah kejadian sempat memediasi damai kedua belah pihak. Namun, belakangan orangtua SR ternyata melapor ke polisi, dan kasus ini ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Pangkep.

Dalam penanganan kasus ini, pihak polisi mengedepankan upaya mediasi. Musababnya, para pelaku dan korban merupakan anak di bawah umur. Mereka masih harus bersekolah dan fokus pada pendidikannya. kemudian pihak kepolisian sempat menerapkan wajib lapor kepada tujuh terduga pelaku bully sampai proses mediasi selesai diantara kedua belah pihak, hingga pada akhirnya perselisihan diantara mereka berakhir damai.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Kasus Bulying Siswi SMPN 1 Minasatene Clear, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai"