IKLAN

Kades Mattiro Bulu Pangkep Minta Maaf Atas Tindakan Warganya Lecehkan Shalat

KORANPANGKEP.CO.ID - Kepala desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabbiring, kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel H. Tamsir, meminta maaf kepada seluruh umat islam khususnya pada warga pangkep atas kehilapan 4 orang pemuda dibawah umur warga pulau Karanrang, desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabbiring, kabupaten Pangkep yang mempertontongkan video pelecehan gerakan shalat dan memplesetkan baccaan alqur'an di media sosial facebook.

"Atas nama pemerintah Desa Mattiro Bulu Pulau Karanrang memohon maaf yg sebesar besarnya atas kelakuan warga kami terhadap vidio yang beredar yang mungkin meresahkan umat beraga islam, sekali lagi mohon maaf" Katanya

Tamsir meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dengan tindakan warganya tersebut, Ia pun menyebutkan saat ini pihak Polres Pangkep telah menangani kasus tersebut.

"Kepada semua pihak atas vidio itu, supaya tdk perpanjang, karna sudah dalam penanganan Polsek Liukang Tupabbiring, dan saat ini 3 warga saya telah dibawa ke Polres Pangkep untuk diperiksa dan 1 warga yang saat ini berada di piulau Karamian Kalsel telah kami Panggil pulang untuk menjalani proses hukum" Terangnya

Video yang diunggah di facebook pada tanggal 28 September 2019 lalu menjadi viral dan sudah dibagikan 6.449 kali dan disukai 180 like oleh dan menuai tanggapan protes dari berbagai kalangan Nitizen yang menonton video pelecehan gerakan shalat tersebut.

Bahkan hal ini telah dilaporkan di Polres Pangkep oleh Dewan Pimpinan Wilayah DPW Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Pangkep  Aco M.Paranrangi didampingi Wakil Ketua Bidang Dakwah DR. Alwi Fatahillah, Sekjen FPI Hamza Sampo, Penasehat/pengacara FPI Habib Muthahar.SH yang diterima langsung Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji. S.Ik di ruangan Kasat Reskrim, Selasa, (7/1/2020).

”Hari ini kami melaporkan langsung Kasus Pelecehan Agama Islam ini, kami tidak ingin agama apapun di Negara ini menjadi olok-olokan dan kami berharap Aparat Kepolisian Segera menindak tegas dan merespon laporan kami.” Ucap M. Aco Paranrangi di ruang SPK Polres Pangkep.

Sementara itu AKBP Ibrahim Aji membenarkan perihal kejadian tersebut dan mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pangkep agar tidak terprovokasi, dengan beredarnya video tersebut, sebab saat ini pihaknya telah menangani kasus tersebut secara profesional.

"Jangan terprovokasi, karena kita sudah tangani dan akan kita tangani secara profesional, Polres juga sudah berkoordinasi dengan pihak MUI dan Kementrian Agama, yaitu KUA Liukang Tupabbiring, Laporan dari teman-teman FPI Pangkep juga tadi siang ke Polres langsung kita tindaklanjuti terkait hal ini." jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, Saat ini tiga pemuda sementara diamankan di Polres Pangkep, yakni pemuda yang bertugas memegang kamera, dan dua pemuda lainnya yang berdiri di belakang imam, sementara, untuk pemuda yang bertindak sebagai imam sementara masih dalam perjalanan menuju Pangkep dari pulau Karamian Kalimantan Selatan sedang mencari teripang dan ikan.

Diketahui Sebuah video gerakan salat yang diperagakan oleh 3 orang remaja viral di media sosial facebook saat ini ramai diperbincankan dan diberitakan oleh media massa. Video durasi lima menit itu mempertontongkan tiga orang laki-laki sedang melaksanakan gerakan salat.

Awalnya, ketiganya benar-benar melaksanakan shalat diikuti dengan imam yang memandu gerakan shalat. Suara lantunan doa imam nampak merdu. Namun, tidak berselang lama kemudian, salah seorang lainnya membalikan wajah ke temannya sehingga salah seorang temannya tertawa.

Selain itu, mereka juga terlihat beberapa kali mengerakkan tangannya, seolah bermain saat melakukan gerakan shalat yang direkam oleh temannya. Rakaat terakhir belum selesai, tetapi ketiga pemuda ini tertawa dan imamnya langsung meninggalkan tempat shalatnya.

Kemudian, temannya yang mengambil gambar menyuruh kembali lagi melakukan gerakan shalat. Mereka tertawa hingga terakhir membaca doa seolah bermain-main meminta mohon kepada Allah SWT agar diberikan uang untuk bisa menikah.

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Kades Mattiro Bulu Pangkep Minta Maaf Atas Tindakan Warganya Lecehkan Shalat"

Post a Comment