Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Firmansyah Subhan Kejari Pangkep Dikabarkan Akan Dimutasi Ke Kejari Nganjuk Jatim

KORANPANGKEP.CO.ID - Awal Tahun 2020 Kepala Kejari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel Firmansyah Subhan dikabarkan akan berganti dan mengakhiri masa tugasnya dikota Boledong Pangkep

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Firmansyah Subhan melalui pesan berantai yang dikirimkannya melalui media sosial Whats-App yang menyebutkan bahwa dirinya akan mengakhiri masa tugasnya di Kabupaten Pangkep pada bulan januari 2020 ini. Dalam pesan berantai itu, Firmansyah menuliskan salam perpisahannya dengan bunyi:

"Ass.Wr.Wb...Alhamdulillah kami mendapat Amanah baru dan SK penempatan Mutasi baru ke Wilayah Jawa-Timur selaku: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk, Semoga Kami Selalu Amanah, barokah,Rohmadanlil Alamien ,dalam menjalankan Tugas,..Aamiin" Tulisnya dalam pesan berantai Whats-app, Kamis (1/1/2020) kemarin

Hal ini dibenarkan Firmansyah saat dikonfirmasi oleh awak media, Kajari yang dikenal dengan slogan Magello tersebut menyebutkan mutasi itu pun berlaku per 10 Januari 2020 mendatang. Dia pun menyampaikan rasa terima kasihnya untuk semua masyarakat Pangkep yang telah membantunya selama memimpin Kejari Pangkep.

"Saya sampai 10 Januari 2020, Ada banyak momen hangat yang saya lalui selama bertugas di Pangkep. Tentu sedih harus berpisah dengan teman-teman di Pangkep. Tapi inilah tugas dan pengabdian," katanya, Kamis (2/1/2020).

Firman juga tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada para jurnalis Pangkep yang telah bersinergi bersama selama kepemimpinannya sebagai kejari Pangkep sejak tahun 2015 silam hingga saat ini

"Terkhusus untuk teman-teman wartawan di Pangkep, saya tidak bisa lupa kebersamaan kita. Terima kasih atas supportnya selama ini," ungkapnya.

Menurut informasi yang beredar, Firmansyah Subhan Bakal digantikan oleh mantan Kajari di Kota Pontianak Kalimantan Barat (Kalbar).

(ADM-KP)


Post a Comment for "Firmansyah Subhan Kejari Pangkep Dikabarkan Akan Dimutasi Ke Kejari Nganjuk Jatim"