Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diduga Depresi Penumpang KM Amukti Palapa Nekat Terjun Kelaut di Perairan Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Diduga Depresi Seorang Penumpang Kapal Laut KM Perintis Amukti Palapa bernama Sahwan Hakim, Warga Bajo, Rt / RW 003/002, Desa Bajo, kecamatan Kepulauan Botang lomang, Kabupaten Hamahera Selatan, provinsi Maluku utara, nekat melompat dari atas Kapal saat kapal yang sedang berlayar di perairan kepulauan kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel, Selasa (28/1/2020)  Sekira Pukul 04.25 Wita Subuh.

Menurut Kapolsek Liukang Tangaya AKP Supriyadi menyebutkan Korban diketahui melompat dari atas Kapal saat kapal yang sementara berlayar diposisi, 06° 18′ 404″ S – 119° 09′ 007″ E. atau 19 mil laut sebelah utara Pulau Balo-baloang besar kecamatan liukang Tangaya kabupaten Pangkep, Sulsel.

Supriyadi menjelaskan sebelum korban melompat kelaut, Korban sempat curhat kepada temannya Sudirman dan Sudirman yang juga jadi penumpang didalam salah satu kamar penumpang KM Perintis Amukti Palapa

Dalam curhatannya Sahwan menceritakan dengan keadaan yang di alaminya, diantaranya masalah pekerjaannya dan hutang hutangnya yang ada dinelayan, pembicaraan Sahwan kemudian mulai ngawur dan tak karuan hingga salah seorang temannya tersebut menegur dan menyuruhnya pergi tidur karena sudah larut malam dalam perjalanan pelayaran tersebut.

"Saat itu korban bercerita di depan dua orang temannya, saksi Marjuni dan Sudirman, tentang pekerjaanya dan utang-utang yang ada di nelayan, korban berbicara terus dan pembicaraan korban ngawur serta semakin tidak nyambung. Temannya sempat menegur hingga pembicaraan terhenti dan mereka  beristirahat," ungkapnya.

Saat sedang asik beristirahat, tiba-tiba korban yang masih terjaga pergi mengambil ikan tepat dibawah tangga dek kapal. Saat itu, Marjuni melihat korban dan tiba-tiba saja korban menumpahkan ikan-ikan itu ke wajah Marjuni. Marjuni kaget, bangun dan seketika itu korban mencekik leher Marjuni.

Mendengar suara gaduh didekatnya Sudirman terbangun dan sempat menyelamatkan Marjuni dengan menarik tangan korban. Marjuni panik, diapun segera lari ke atas dek tiga kapal KM Amukti Palapa untuk menenangkan dan menyelematkan dirinya.

Sementara, Sudirman masih bersama korban yang saat itu kondisinya tidak karuan seperti orang kesurupan. dan tiba-tiba korban lari dan naik ke atas dek dua kapal, dan langsung terjun kelaut

"Korban sempat diburu oleh Sudirman tetapi terlanjur, korban sudah melompat ke laut," kata AKP Supriyadi.

Mengetahui kejadian tersebut KM Perintis Amukti Palapa Yang di Nahkodai Oleh Kapten Susanto Terpaksa Menghentikan Kapalnya di tengah laut dan memutar haluan, kembali ke posisi saat korban loncat ke laut serta berusaha untuk melakukan Pencaharian.

Pencaharian Yang melibatkan Anggota Polsek Liukang Tangaya Polres Pangkep dan di Bantu oleh anggota Dit Polair polda sulsel, Hingga 4 Jam Lamanya, Pencahariaan Pun Tidak Membuahkan Hasil. Selanjutnya, kapal melanjutkan pelayaran ke pelabuhan balo-baloang liukang Tangaya.

"Pencarian dilakukan selama 4 jam, namun korban belum ditemukan. Selanjutnya kapal melanjutkan pelayaran ke pelabuhan Balo-baloang Liukang Tangaya Pangkep, Adapun Barang milik Korban Yang di tinggalkan Yakni, uang tunai Rp. 61.916.000,- ( enam puluh satu juta sembilan ratus enam belas ribu rupiah), 1 ( satu) buah HP Samsung, (satu) buah buku tabungan BRI atas nama korban, dan tas pakain Milik korban." jelasnya.



Sementara itu Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji SIK membenarkan hal ini, kepada awak media mengatakan, Adapun Motif Korban Hingga Nekat melompat dari atas kapal terjun kelaut hingga saat ini sementara masih dalam penyelidikan, Namun Semua barang milik Korban saat ini sudah di amankan di Mapolsek Liukang Tangaya Polres Pangkep.

“Motifnya sementara ini kita belum tahu karena masih meminta keterangan beberapa saksi, namun semua barang milik pelaku sudah di amankan di mapolsek Liukang Tangaya.” Jelas AKBP Ibrahim Aji, Kepada wartawan, Selasa (28/1/2020) Malam

Kapolres Pangkep Menambahkan, pihaknya telah Menginformasikan kepada para nelayan bila melewati perairan sekitar TKP bila menjumpai korban agar memberikan pertolongan dan melaporkan kepihak berwajib.” Tambahnya

Hingga Berita ini diturunkan, Belum diketahui nasib korban apakah korban sudah ditemukan atau belum, pihak terkait masih terus mencari korban hingga saat ini.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Diduga Depresi Penumpang KM Amukti Palapa Nekat Terjun Kelaut di Perairan Pangkep"