IKLAN

112 Rumah Warga Diporak-Porandakan Angin Ribut di Liukang Kalmas Pangkep

KORANPANGKEPCO.ID - Angin ribut kembali memporak porandakan ratusan rumah warga hingga rata dengan tanah di pulau terjauh di dua Desa di Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel Minggu (5/1/2020), sekitar pukul 13.30 wita.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep, dari 5 pulau yang terdampak di dua desa yakni Desa Sabaru dan Desa Pammas di kecamatan Liukang Kalmas terdapat Sebanyak 106 rumah yang rusak diterpa angin ribut, ada yang mengalami rusak parah dan rusak ringan.

"Jadi, total keseluruhan 112 rumah untuk sementara laporan yang masuk. Tetapi untuk pastinya besok pemerintah Kecamatan Liukang Kalmas akan melaporkan ke BPBD Pangkep," kata Ridwan Syam, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pangkep.

Menurut Ridwan data sementara yang diterima yakni Desa Sabaru, sebanyak 43 rumah rusak, masing-masing di dua pulau yaitu 17 rumah di Pulau Sabaru dan 26 rumah di Pulau Pammalikang.

Sementara di Desa Pammas sebanyak 63 unit rumah rusak, masing-masing 34 rumah di Pulau Massalima, 3 rumah di Pulau Saliriang dan 26 rumah di Pulau Pammantauang. Untuk saat ini, total ada 112 rumah rusak di wilayah kepulauan, di luar data kerusakan di wilayah daratan.

Untuk kategori rusak berat, Ridwan menyebutkan, sebanyak 16 rumah mengalami rusak berat di Pulau Pammantauang. 16 rumah tersebut dikabarkan rata dengan tanah akibat sapuan angin puting beliung.

Dia menyebutkan pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan berbagai pihak. Selain itu masih memverifikasi data kerusakan yang terjadi di Kalmas, pihaknya telah membuat telaah staf ke bupati agar bantuan segera diturunkan.

"Kendala lain yaitu, jarak ke pulau ini jauh. Di waktu normal butuh 18 jam untuk ke sana. Cuaca juga lagi tidak bersahabat, makanya bantuan belum bisa kami distribusikan," kata Ridwan.

Bupati Pangkep, H. Syamsuddin A Hamid, yang saat ini bertugas di luar kota, yang dihubungi menyatakan telah memerintahkan BPBD Pangkep dan Dinas Sosial Pangkep untuk segera menurunkan bantuan yang dibutuhkan para korban. Ia pun menyampaikan kesedihan dan rasa simpatinya untuk para korban.

"Oh iya baru saya tahu kebetulan saya lagi di Jakarta. Segera saya perintahkan Dinas Sosial dengan BPBD untuk menangani dengan serius. Kita akan tangani seperti tahun-tahun sebelumnya," ucap Syamsuddin.

Sekedar diketahui jarak ibu kota kecamatan Liukang Kalmas berada di Pulau Kalu-kalukuang yang terletak sekitar 208 km di barat data kota Pangkajene, ibu kota Kabupaten Pangkep. Pulau terjauh, yakni Pammantauan dan Massalima (Pammas) yang jaraknya 85 km dari ibu kota kecamatan serta 293 km dari sebelah baeat ibu kota Kabupaten Pangkep.

Diketahui Wilayah Kabupaten Pangkep memang termasuk daerah yang rawan bencana, utamanya bencana angin puting beliug utamanya didaerah Kepulauan. Setiap tahun, bencana selalu datang dan merusak rumah warga di berbagai kecamatan di Kabupaten Pangkep.

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "112 Rumah Warga Diporak-Porandakan Angin Ribut di Liukang Kalmas Pangkep"

Post a Comment