Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wow, Tahun 2020 Kelurahan di Kabupaten Pangkep Bakal Kelola Anggaran 1 Miliar Lebih

KORANPANGKEP.CO.ID - Kabar gembira bagi kelurahan yang ada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mulai tahun depan 35 kelurahan di 13 kecamatan bakal mendapat kucuran anggaran dana kelurahan masing-masing sekitar kurang lebih Rp 1,2 miliar per tahun. 

Hal ini diutarakan oleh Kepala Bappeda Pemerintah Kabupaten Pangkep Abdul Gaffar mengatakan, anggaran itu nantinya diperuntukkan pembangunan infrastruktur tingkat kelurahan agar lebih cepat dan efisien.hal ini  Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 130 tahun 2018 besaran anggaran kelurahan itu merupakan 5 persen dari total APBD Pangkep, dikurangi Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan dari Kementerian Keuangan 

"Dana kelurahan tahun 2020 naik hingga Rp.1,2 miliar hingga Rp.1,3 Miliar dari tahun ini (2019) yang hanya berkisar Rp800 juta lebih. Anggaran Rp1 miliar lebih per kelurahan ini diluar gaji pegawai kelurahan, dan dikelola sendiri oleh kelurahan untuk infrastruktur dan sarana prasarana, disemua kelurahan." Ungkapnya

Sekedar diketahui Dana Kelurahan muncul setelah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mengusulkan kepada Presiden pentingnya Kelurahan mendapatkan seperti Dana Desa yang terbukti telah banyak membantu meningkatkan ekonomi warga desa.

Berdasarkan penyampaian APEKSI, banyak kelurahan yang dari karakteristik ekonomi dan mata pencaharian warga memiliki banyak kemiripan dengan desa. Selain itu, terdapat beberapa persoalan yang perlu diselesaikan dengan lebih cepat antara lain pengangguran, kemacetan, tingkat pendidikan yang masih rendah, masih banyaknya tingkat ekonomi masyarakat dalam kategori miskin, dan masih sering munculnya permasalahan sosial.

Sebelum masuk pembahasan tentang dana kelurahan, perlu kita pahami selama ini seperti apa mekanisme pendanaan kebutuhan untuk kelurahan. Pendanaan untuk kelurahan diatur dalam Pasal 230 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (UU Pemda). Bagi Kotamadya, yaitu Pemda yang tidak memiliki Desa, alokasi anggaran untuk pembangunan melalui sarana dan prasarana lokal kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan.

Dalam ketentuan lebih lanjut yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan pasal 30, anggaran yang wajib dialokasikan untuk kelurahan adalah paling sedikit 5% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK).

Hal mendasar yang juga harus diperhatikan adalah dalam UU Pemda, kelurahan merupakan perangkat dari kecamatan. Oleh karena itu mekanismenya akan berbesa dengan desa, yang secara kedudukan merupakan pemerintahan otonom.

Dengan UU Pemda ditetapkan pada tahun 2014, kedudukan kelurahan sebagai satker hilang dan yang paling rendah adalah kecamatan. Kelurahan menjadi satker kecamatan. Di APBD juga tidak ada pos anggaran sendiri kelurahan sehingga proses pengelolaan anggaran adalah camat.

Kelurahan adalah aparat kecamatan yang adanya di kantor kelurahan. Ini yang harus menjadi perhatian, dimana kalau kemudian diberikan dana kelurahan lurah sebagai apa?

Dari sisi fiskal, perlu menjadi perhatian bahwa lurah bukan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). KPA adalah camat, dan Pengguna Anggaran adalah Walikota. Di satu sisi, adanya Dana Kelurahan penting agar Lurah bisa lebih fleksibel dalam menggunakan anggaran yang siafatnya segera dan urgent.

Solusi yang diberikan adalah Dana Kelurahan masuk dalam mekanisme Dana Tambahan Dana Alokasi Umum (DAU tambahan) Solusi ini dinilai banyak pihak sudah tepat dan memiliki landasan hukum yang lebih kuat karena APBN ditetapkan dengan Undang-Undang.

Tambahan DAU untuk kegiatan produktif juga penting karena masih banyak penggunaan DAU di daerah yang kalau dipilah komponennya, sebagian DAU di daerah dipakai untuk gaji pegawai. Kalau DAU tidak signifikan perubahannya, perlu dilihat apakah tambahan dana kelurahan akan terakomodir.

(ADM-KP)


Post a Comment for "Wow, Tahun 2020 Kelurahan di Kabupaten Pangkep Bakal Kelola Anggaran 1 Miliar Lebih"