Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Begini Kronologis Kecelakaan Maut Mobil Ambulance RS. Lasinrang Pinrang di Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Malang betul nasib Naharuddin alias Udin (40 tahun) warga Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulsel, meninggal di tempat usai terjadi kecelakaan di kampung Sengkae, Desa Boddie Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel, saat mengantarkan ayahnya yang sakit dan di rujuk ke rumah sakit  Palamonia Makassar menggunakan mobil ambulance RSUD Lasinrang Pinrang, Rabu (11/12/2019) lalu

Kejadian bermula saat Bakri (77 tahun) ayah Naharuddin hendak dirujuk dari RSUD Lasinrang Pinrang ke rumah Sakit Palomonia Makassar akibat sakit gangguan disaluran kemih yang dideritanya, namun saat masuk daerah perbatasan kabupaten Pangkep, ambulans Mitsubishi Triton nomor Polisi DP 202 D yang dikendarai oelh sopir bernama Agus (28 tahun) itu terbalik saat menghindari genangan air sehabis hujan sekitar pukul 14.45 Wita. Pengendara lepas kendali, hingga mobilnya terbalik di badan jalan.

"Saat berkendara, diduga dengan kecepatan tinggi, dia (sopir) menghindari genangan air di badan jalan. Karena licin pengendara tidak mampu kendalikan mobilnya hingga menabrak trotoar, ambulans itu juga mengalami pecah ban sebelah kiri." jelasn Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Mamat Rahmat

Akibat kecelakaan tersebut tubuh Naharudin ditemukan di luar mobil. Kepalanya robek, patah pada leher, pendarahan di telinga, luka robek pada mata kiri dan lengan. dan Dia meninggal di TKP. sementara Agus Sopir ambulans, pasien Bakri serta Wahyu adik korban, ditemukan di dalam mobil dan mengalami luka. Ketiganya kemudian dibawa di Puskesmas Mandalle, Pangkep untuk mendapat perawatan medis.

Setelah mendapat perawatan medis mayat Naharuddin diantar menggunakan mobil ambulance dari kabupaten Barru dan Wahyu, ikut jenazah sang kakak ke Pinrang, sementara Ayahnya, lanjut ke RS Pelamonia sebagaimana rujukan awal. Diantar pihak RSUD Lasinrang ke RS Palomonia Makassar.

Menurut Wahyu, saat mobil berangkat menuju Makassar Naharuddin duduk di bagian depan bersebelahan dengan supir, sementara dirinya dan perawat serta pasiennya berada di belakang. Wahyu mengatakan, sebelum kecelakaan, ambulance itu tidak terkontrol sekitar beberapa ratus meter, setelah itu menabrak trotoar.

“Penumpangnya lima orang, selain sopir dan perawat, saya dan orang tua, serta saudara,” sebutnya.

Haji Bakri (77) terbangun di bangsal rumah sakit Pelamonia Makassar. Dia masih merasakan perih di kepalanya. Ada jahitan di sana. Itu setelah ambulans yang dia tumpangi dari Pinrang, kecelakaan tunggal di Pangkep, kemarin sore.

"Mana Udin?" tanyanya, setelah melihat orang-orang di sekelilingnya. Semua tercekat. Salah seorang keponakannya lalu menenangkan.

"Makan maki dulu. Sebentar mereka datang," ujar keponakannya itu sambil menyuapi makanan ke mulut Haji Bakri.

Haji Bakri belum tahu. anaknya sudah lebih dahulu meninggalkannya. Nyawanya terenggut dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Kepala RSUD Lasinran Pinrang dr Dyah Puspita Dewy telah melakukan serangkaian tindakan sigap merespon peristiwa itu.

Bahkan saat ini, ucapnya, korban yang meninggal dunia telah berada di rumah duka diantar dengan bantuan mobil jenazah dari Barru.

Sebenarnya, pihak RSUD Lasinrang telah memberangkatkan dua  ambulans untuk menangani korban pasca kejadian.

Satu untuk melanjutkan perjalanan rujuk pasien ke Makassar. Sedangkan, mobil yang satu lagi untuk menjemput jenazah ke rumah duka.

"Tapi saat kami masih dalam perjalanan menuju PKM Mandale tempat korban dirawat, mobil jenazah dari Pemkab Barru lebih dahulu tiba dan menyatakan hendak mengantar jenazah ke Pinrang," jelas Dyah.

Makanya, pihak RSUD Lasinrang pun hanya sempat memfungsikan satu mobil yang dikirim. Yakni, untuk melanjutkan perjalan rujuk pasien.

"Jadi pihak RSUD Lasinrang, semua sudah melakukan sesuai prosedur," ungkapnya.

Dyah menambahkan, pihaknya mengucapkan turut berbela sungkawa atas perisitwa nahas tersebut.

"Kami turut berduka cita atas peristiwa ini," tutupnya.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Begini Kronologis Kecelakaan Maut Mobil Ambulance RS. Lasinrang Pinrang di Pangkep"