IKLAN

304 Penerima Bantuan Bencana BPBD Pangkep Telah Diperiksa Tipidkor Polres Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), telah selesai memeriksa sejumlah saksi-saksi dari masyarakat yang terkait dengan dugaan Kasus korupsi bantuan bencana tahun 2018 di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep.

Kanit Tipikor Reskrim Polres Pangkep, Ipda Firman mengatakan pihaknya telah bekerja selama dua bulan, dan  penyidik sudah memeriksa 304 penerima bantuan bencana yang dilakukan secara door to door dan sebagian lagi keterangannya diambil dikantor Tipidkor Polres Pangkep, terhitung sejak digeledah BPBD Pangkep, Senin (23/9/2019) lalu.

"Saksi ini diperiksa bergantian, ada yang datang ke kantor dan sebagian kami langsung datangi penerima bantuan, mengecek kebenarannya, saksi diberi pertanyaan seputar bantuan yang sudah tepat nilainya atau tidak untuk mereka." ujarnya.

Ipda Firman menambahkan para penerima bantuan Bencana tersebut Sebagian ada yang mengaku sesuai yang diterima, dan ada juga di dapati di lapangan yang tidak sesuai dengan jumlah bantuan.

Ipda Firman mengaku, sebanyak 304 penerima bantuan tersebut hanya menerima bantuan saja dan tidak disuruh tanda tangani bukti acara serah terima barang, dan penandatanganan dilakukan oleh pihak BPBD Pangkep Saja.

"Tidak ada tanda tangan, mereka hanya menerima bantuan dan BPBD Pangkep yang menandatangani," ungkapnya.

Ipda Firman mengaku saat ini pihaknya sementara sementara menunggu Audit dan Ekspose dari BPKP untuk menghitung kerugian negara yang ditimbulkan.

"Kemudian menunggu tim auditor pihak BPKP turun melakukan perhitungan kerugian negara," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Senin (23/9/2019) Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pangkep, menggeledah kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangkep, Selasa (24/09/2019). Penggeledahan dilakukan terkait dugaan korupsi bantuan bencana tahun 2018.

Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong yang memimpin langsung penggeledahan mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk kelengkapan dokumen pemeriksaan yang didalami pihaknya.

"Jadi ada dokumen yang kita butuhkan, untuk kasus dugaan korupsi yang sementara kita selidiki. Di mana kuat dugaan korupsi ini merugikan negara sekitar Rp300 juta," jelasnya.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat menetapkan adanya tersangka dalam kasus bantuan bencana tahun 2018 di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep tersebut.

(ADM-KP)


AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "304 Penerima Bantuan Bencana BPBD Pangkep Telah Diperiksa Tipidkor Polres Pangkep"

Posting Komentar