IKLAN

Oknum Security Peremas Payudara di Pangkep Dipecat, dan Terancam Hukuman 2 Tahun

KORANPANGKEP.CO.ID - Usai diamanakan dan di BAP Polisi karena terjerat kasus pelecehan 5ek5ual akibat telah meremas payudara seorang wanita berinisial IS saat mengendarai motor  Muhammad Muzain (48 tahun) Oknum Satpam / Security yang bertugas di PT. Semen Tonasa yang saat ini telah dipulangkan kerumahnya, namun demikian proses hukumnya tetap berjalan hingga saat ini di Polres kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel,

Hal ini diungkapkan oleh Humas Polres Pangkep, Aipda Agus Salim, menyebutkan meskipun pelaku tidak ditahan karena perbuatannya termasuk tindak pidana ringan, pelaku tetap akan diproses hukum dan selanjutnya berkasnya akan dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Pangkep.

"Pelaku sudah pulang ke rumahnya, sambil menunggu hasil pelimpahan ke pihak kejaksaan sebelum ke pengadilan. Pelaku dikenai Pasal 281 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.” terang Agus.

Agus menambahkan pelaku mengaku hanya iseng dan baru pertama kali melakukan hal itu karena ia dan istrinya tinggal berjauhan. Muzain merupakan warga Maros, namun bekerja di Pangkep, sementara istrinya saat ini tinggal di kampung halamannya Camba Maros

“Pelaku ini tinggal di Pangkep, sementara istrinya itu tinggal di Camba Maros. Ketemunya kalau lagi off saja. Alasannya sih karena iseng dan baru pertama kali melakukan. Ya kita masih kembangkanlah,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Biro Keamanan PT Semen Tonasa, Kapten Inf Markamran membenarkan penangkapan terhadap anggotanya tersebut. Atas perbuatan pelaku, dia pun telah memberhentikan pelaku dari tempat kerjanya.

“Memang benar dia sekuriti di PT Semen Tonasa. Namun, statusnya sebagai pihak ketiga dan kejadian ini adalah kasus pribadi yang dilakukan oknum. Saya sudah memberikan sanksi tegas dengan menyuruh Vendor sekuriti tersebut untuk memecatnya. Dan sudah pasti tidak lagi bertugas di sini,” tegasnya. 


Sebelumnya diberitakan Muhammad Muzain seorang oknum Satpam yang bekerja di salah satu perusahaan terkemuka di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel, sehingga ia kepikiran untuk meremas payudara seorang wanita berinisial IS di jalan raya saat mengendarai motornya. Akibatnya Muzain terpaksa harus berurusan dengan polisi, Sabtu (16/11/2019).

Menurut Kanit Buser Polres Pangkep, Bripka Edi Rahmat, kejadian bermula saat korban IS yang sedang mengendarai motornya di sekitar jalan poros Pangkep-Makassar namun tiba-tiba dari arah belakang seorang pria yang tak dikenalnya langsung memepet motor korban dan langsung meremas payudara korban, dan melarikan diri dengan mengendarai motornya.

Korban yang kaget dan tak terima dengan perlakuan yang tak senonoh dari pelaku kemudian langsung melaporkan perihal ini ke Pihak Polres Pangkep, mendapat laporan tersebut dengan sigap tim Buser Polres Pangkep melacak keberadaan pelaku dengan berbekal ciri-ciri sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi

"Dia (Pelaku) ditangkap atas tuduhan melakukan pelecehan 5ek5ual terhadap seorang wanita. Dia beraksi dengan mengikuti korban yang sedang mengendarai sepeda motor sendiri, peristiwa itu terjadi di sekitar jalan poros Makasar Parepare," jelasnya.


(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Oknum Security Peremas Payudara di Pangkep Dipecat, dan Terancam Hukuman 2 Tahun "

Posting Komentar