IKLAN

Nyaris Tewas Diserang Pakai Parang, Warga Dewakang Lompo Lapor Ke Polsek Kalmas

KORANPANGKEP.CO.ID - Abdul Rasul (40 tahun) Seorang warga pulau Dewakang Lompo, Desa Dewakang Lompo, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel nyaris tewas setelah diserang oleh warga sekampungnya yang bernama Alimuddin (41 tahun) hanya karena ditegur oleh korban saat pelaku berada dirumah keponakannya yang ayahnya sedang tidak ada dirumah karena sedang melaut mencari ikan.

Kejadian bermula saat Alimuddin mendatangi salah satu rumah warga yang bernama Muhammad pada Rabu malam (20/11/2019) lalu sekitar pukul 21:00 wita dimana sang pemilik rumah (Muhammad) sedang pergi melaut mencari ikan dan hanya ada istrnya yang bernama Hasnia dan Anak gadisnya bernama Wahyuni yang sedang menjaga rumah

Saat Hasnia dan Wahyuni sedang membuka pintu rumahnya tiba-tiba didepan pintu sudah ada Alimuddin yang sontak mengagetkan keduanya sehingga Wahyuni pun pinsang karena merasa takut dengan keberadaan Alimuddin yang kerap mengganggu warga yang suaminya sedang melaut di daerah tersebut.

Setelah Wahyuni pinsang, warga kemudian ramai-ramai mendatangi rumahnya, dan melaporkan kejadian tersebut kepada paman Wahyuni yang bernama Abdul Rasul, saat tiba dirumah Muhammad, Abdul Rasul kemudian menegur Alimuddin yang kebetulan masih berada di TKP agar Ia tak mengulangi lagi perbuatannya.

Tak terima ditegur oleh Abdul Rasul, Alimuddin kemudian langsung menyerang Abdul Rasul dengan tinjunya, namun dapat dihindari oleh abdul Rasul dan segera dilerai oleh warga setempat, setelah keduanya dilerai oleh warga dan dirasa sudah aman para warga pun pulang ke rumah masing-masing, termasuk Abdul Rasul juga pulang ke rumahnya.


Sesampainya di rumah, Abdul Rasul kembali di datangi oleh Alimuddin sekitar pukul 23:30 wita malam, dengan membawa sebuah parang, dan berteriak memanggil dengan suara nada marah dan bahasa kasar, Abdul Rasul tidak mengetahui kalau Alimuddin membawa parang, dan membuka pintu dan keluar dari rumah dengan tangan kosong langsung diserang oleh Alimuddin namun dapat ditangkis dengan tangan Abdul Rasul 

"Saya keluar dan tidak melihat ada parang yang dibawah, saya baru mengetahui kalau dia membawa parang setelah mengayungkan parangnya kepada saya yang menyebakan tangan kanan saya terluka karena menangkis itu parang" kata abdul Rasul

Alimuddin kemudian terus menyerang Abdul Rasul hingga tersungkur ketanah dengan posisi menghadap ke atas, kemudian Abdul Rasul kembali menyerang dengan menaiki tubuh Abdul Rasul sambil menekan tangan kanan Abdul Rasul dengan tangan kirinya dan tangan tanganya menusukkan parang keleher Abdul Rasul beberapakali, namun masih bisa dihindari

Istri Abdul rasul yang melihat kejadian penyerangan tersebut kepada suaminyan langsung berteriak dan warga berdatangan mendengar teriakan dan berusaha memisahkan keduanya, dan mengamankan parang yang dipergunakan Alimuddin menyerang Abdul Rasul


"Saat mengayungkan parang saya masih bisa menghindar dan menangkisnya dengan tangan, yang menyebabkan tangan saya terluka, kerena tidak bisa saya menghindari saya buang badan ke tanah, melihat saya jatuh dia (Alimuddin) menaiki perutku dan menekan tangan kanan saya dengan tangan kirinya dan itu tangan kanannya menusukan parang ke arah leher saya berkali-kali, kemudian istriku berteriak "mati mi", barupi datang orang kasih pisah ka baru ada juga yang ambil itu parang" terang Abdul Rasul

Atas kejadian tersebut Abdul Rasul kemudian melaporkan hal ini ke Kepala Desa Dewakang Lompo untuk ditindak lanjuti, namun hal tersebut tak diindahkan oleh Alimuddin dan malah memberikan ancaman kepada Abdul Rasul bahwa suatu saat jika ada kesempatan akan membunuhnya.

"Saya diancam oleh Dia bahwa suatu saat nanti jika ada kesempatan Dia akan membunuh saya, sehingga hal ini terpaksa saya laporkan di Polsek Liukang Kalmas, karena takut kejadian ini terulang lagi" Tuturnya


Mendapat ancaman tersebut Abdul Rasul Kemudian melaporkan perihal kejadian tersebut siang tadi Rabu (27/11/2019) ke Mapolsek Liukang Kalmas dengan nomor Laporan: LP.../IX/2019/SPKT/SEK-LK.KALMAS Tertanggal 27 Nopember 2019 tentang tindak pidana penganiayaan, untuk ditindak lanjuti sesuai pasal 351 KUHP. 

"Saya berharap agar kasus ini segera ditangani oleh pihak polisi sebelum terjadi hal hal yang tak dinginkan bersama" Pungkasnya

(ADM-KP) 


AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Nyaris Tewas Diserang Pakai Parang, Warga Dewakang Lompo Lapor Ke Polsek Kalmas "

Posting Komentar