IKLAN

Nelayan Asal Liukang Tangaya Ditemukan Meninggal dan Membusuk Diatas Perahunya

KORANPANGKEP.CO.ID - Seorang nelayan yang bernama Syamsuddin (46 Tahun) warga Pulau Pelokang, Desa Balo-baloang Kecamatan Liukang Tangayya Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel yang dinyatakan menghilang saat melaut selama 10 hari akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dan sudah membusuk diatas kapal perahu Jolloro miliknya di perairan pulau petarungan Jawa Timur

Sekretaris Camat Tangaya, Muhammad Saleh mengatakan Syamsuddin Nelayan pencari ikan di perairan Pulau Sabalana Tangayya Pangkep itu tidak kunjung pulang selama 10 hari, dan melakukan pencarian disekitar pulau tersebut bersama warga dan aparat kepolisian Polsek Liukang Tanngaya

"Kita sudah koordinasi dengan pihak keluarga dan kepolisian, Keluarganya memutuskan mencari hingga mendapatkan informasi sore tadi terkait adanya kapal yang di dalamnya ada mayat" terangnya.

Penemuan mayat tersebut diperkirakan sekitar pukul 16.00 wib sore hari dan informasi yang diterima dari pulau sekitar pukul 19.43 Wita, lalu menjemput mayat keluarganya tersebut.


Dari pengakuan pihak keluarga, korban selama iti mengalami penyakit Asma, dan diduga penyakit asmanya kambuh saat melaut sendiri sehingga nyawanya tidak bisa diselamatkan. tak ada tanda tanda kekerasan pada diri korban dan mengikhlaskan kepergian syamsuddin

Saat ini jenazah nelayan pencari ikan tersebut sudah dibawa ke kampung halamannya, untuk dimakamkan di Pulau Pelokang, Desa Balo-baloang Kecamatan Liukang Tangayya Kabupaten Pangkep, Sulsel.

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Nelayan Asal Liukang Tangaya Ditemukan Meninggal dan Membusuk Diatas Perahunya"

Posting Komentar