IKLAN

Bisakah Daftar Lintas Daerah, Dan Instasi Mana Sepi Pelamar, Berikut Penjelasannya

KORANPANGKEP.CO.ID - Proses pendaftaran calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2019 tinggal beberapa hari lagi berakhir pada tanggal 25 November 2019. dan masih banyak disejumlah instansi dan daerah yang sepi peminat pendaftarnya pasca sejumlah Kementerian/Lembaga dan juga instansi telah mengumumkan formasi yang dibutuhkan melalui situs resmi masing-masing.

Lantas, bisakah jika pelamar CPNS 2019 ingin mendaftar ke luar kota atau lintas daerah?

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengungkapkan bahwa pelamar bisa mendaftarkan diri ke lintas daerah. Ia menyebutkan, jika pelamar ingin mendaftar lintas daerah, maka pelamar harus memastikan dan mengecek lokasi tes pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di kota tersebut.

"Bisa mendaftar lintas daerah, Namun harus dicek dan dipastikan di mana nanti pelaksanaan SKD. Kalau Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta, kemungkinan di Jakarta, jadi orang dari luar daerah harus datang ke Jakarta," ujar Paryono.saat dihubungi awak media, Jumat (15/11/2019).

Sementara, untuk lokasi tes atau alamat pelaksanaan SKD nantinya akan diumumkan melalui situs resmi instansi yang menjadi pilihan. Dengan demikian, Paryono mengimbau kepada pelamar untuk tetap memantau informasi terbaru dari situs tersebut.

Tata Cara Pendaftaran Berdasarkan Buku Petunjuk Pendaftar CPNS 2019 yang tersedia di www.sscn.bkn.go.id, dijelaskan mengenai tata cara pengisian formasi. Saat akan melakukan pengisian formasi, pelamar akan disediakan tampilan Instansi dan Jenis Formasi.

Berikut tahapan pengisian formasi:

  1. Pilih "Instansi". Jika instansi yang dilamar belum tampil dalam daftar tersebut, baiknya pelamar memeriksa kembali pengumuman instansi mengenai waktu pembukaan pendaftaran instansi yang akan dilamar.
  2. Pilih "Jenis Formasi" sesuai dengan formasi yang dibuka oleh instansi. Pilihan jenis formasi dapat dilihat pada pengumuman instansi.
  3. Klik "Pilih" dan akan muncul form isian. Isilah data tersebut dengan pendidikan sesuai dengan ijazah, jabatan yang dilamar, lokasi formasi, lokasi tes, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), nomor ijazah, hingga nama program studi.
  4. Isi kode captcha sesuai dengan gambar yang tampil. Kemudian, klik "Selanjutnya".
Hal yang menjadi perhatian, yakni jika sebelumnya Anda telah mendaftar di SSCN 2018, maka pendidikan yang diisi haruslah sama dengan pendidikan saat mendaftar di SSCN 2018. Sementara itu, jika nama prodi yang dipilih sudah terdapat data akreditasinya di BAN-PT, maka data akreditasi akan dimunculkan.

Namun, jika nama prodi tidak terdapat data akreditasinya di BAN-PT, maka pelamar dapat mengisi secara mandiri akreditasi program studi (A, B, C, atau yang lain). Adapun akreditasi yang dimaksud adalah akreditasi Lembaga/Prodi pada saat lulus.

Dari prosedur tersebut, Paryono mengungkapkan bahwa tahapan itu juga dapat diisi dengan instansi daerah.

"Untuk lintas daerah tidak masalah, sama saja dengan daftar biasa," ujar Paryono.

Sekedar diketahui hingga Kamis (21/11/2019) sore, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 telah mencapai 4.107.598 orang. Para pelamar tersebut telah membuat akun dalam portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN).

Namun dari jumlah tersebut, baru 2.307.823 pelamar CPNS 2019 yang mengisi formulir, dan hanya 1.319.931 pelamar menuntaskan langkah pendaftaran hingga tahap ‘submit’.

Selain belum melengkapi berkas persyaratan dan dokumen, alasan lain yang membuat para pelamar CPNS 2019 belum menuntaskan langkah pendaftarannya adalah bingung menentukan instansi dan formasi.

Untuk membantu para pelamar CPNS 2019 tersebut, BKN melalui fan page Facebooknya, terus meng-update instansi dan formasi dengan pelamar terbanyak serta instansi dan formasi yang sepi pelamar.

Dikutip dari fan page Facebook BKN, berikut update tebaru CPNS 2019:

A. 5 Instansi Pelamar Terbanyak

  1. Kementerian Hukum dan HAM : 256.586 orangKejaksaan Agung : 34.234 orang
  2. Kementerian Agama : 26.765 orang
  3. Pemerintah Prov. Jawa Timur : 15.908 orang
  4. Pemerintah Prov. Jawa Tengah : 14.836 orang
B. 5 Instansi Sepi Pelamar
  1. Pemerintah Kab. Labuhanbatu Selatan : 78 orang
  2. Pemerintah Kab. Maluku Barat Daya : 75 orang
  3. Setjen KOMNAS HAM : 51 orang
  4. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme : 35 orang
  5. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila : 14 orang
A. 10 Formasi Pelamar Terbanyak
  1. Penjaga Tahanan (Pria) : 120.311 orang
  2. Ahli Pertama - Guru Kelas : 84.831 orang
  3. Pelaksana/Terampil - Bidan : 71.668 orang
  4. Pelaksana/Terampil - Perawat : 54.079 orang
  5. Ahli Pertama - Guru Agama Islam : 51.796 orang
  6. Penjaga Tahanan (Wanita) : 50.697 orang
  7. Ahli Pertama - Guru Matematika : 38.053 orang
  8. Ahli Pertama - Guru Bahasa Inggris : 35.196 orang
  9. Pelaksana/Pemula - Pemeriksa Keimigrasian (Pria) : 33.588 orang
  10. Ahli Pertama - Guru Bahasa Indonesia : 32.764 orang
B. 10 Formasi Sepi Peminat
  1. Analis Informasi Kebudayaan : 0 orang
  2. Pengawas Olah Raga : 0 orang
  3. Pengelola Penggerak Peran Serta Masyarakat Di Bidang Kesehatan : 0 orang
  4. Penyusun Kebutuhan Perlengkapan Jalan : 0 orang
  5. Pengelola Pemeliharaan Laboratorium : 0 orang
  6. Pengelola Pengembangan Sumberdaya Pendidikan Anak Usia Dini : 0 orang
  7. Pengadministrasi Izin Kawin Dan Izin Cerai : 0 orang
  8. Pengelola Grafik Perjalanan Kereta Api : 0 orangPengelola Jaringan Antar Moda Perkeretaapian : 0 orang
  9. Pengelola Kelistrikan Perkeretaapian : 0 orang
(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Bisakah Daftar Lintas Daerah, Dan Instasi Mana Sepi Pelamar, Berikut Penjelasannya"

Posting Komentar