Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rampas Tas Perawat Hingga Terjatuh, Sepasang Suami Istri di Labakkan Diciduk Polisi

KORANPANGKEP.CO.ID - Sepasang suami istri di kampung Cakarrika Desa Manakku kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel terpaksa dibekuk oleh Unit buser Polres kabupaten  bersama anggota Reskrim Polres kabupaten Luwu Timur karena telah melakukan dugaan tindak pindana pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan merampas Tas milik korban di Desa Ussu Kecamatan Malili kabupaten Luwu Timur saat korban mengendarai motor hingga terjatuh

Sepasang Suami Istri tersebut diketahui bernama Fajar/Suami (18 tahun) dan Riska/Istri (17 tahun) keduanya diciduk setelah dilaporkan oleh korban di Polres Luwu Timur oleh korbannya dengan nomor Laporan : LP B /80/IX/2019/ Res Lutim tgl 27 september 2019 tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Kemudian pihak Polres Luwu Timur mengkoordinasikan hal ini ke Polres Pangkep dengan SP GAS/362/X/Res 1.8/2019 dan SP KAP/56/X/Res 1.8/2019/Reskrim untuk membackup anggota res lutim untuk menangkap kedua pelaku dipersembunyiannya dikampung halaman pelaku di kampung Cakarrika Desa Manakku kecamatan Labakkang. Rabu (16/10/2019)

Menurut Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Anita Taherong menyebutkan kejadian bermula pada tanggal 27 September 2019 lalu sekitar pukul 21.00 wita saat korban yang bernama Yuiana Nurul Wahdaniah hendak pulang kerumahnya setelah lepas jaga di Puskesmas Malili, kedua Pelaku telah mengikuti korban hingga tempat sepi dan merampas tas korban hingga terjatuh dan mengalami luka luka

"Jadi pelaku telah mengikuti korban dari belakang hingga sampai di Dusun Ussu, Desa Ussu Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, saat sampai ditikungan pelaku kemudian merampas tas korban sehingga korban terjatuh dari motornya dan mengalami luka pada lutut sebelah kanan dan tangan sebelah kanan" Ungkapnya

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa seluruh isi tas diantaranya 1 buah STNK Motor, HP merek Vivo, KTP, BPJS, SIM, dan Kartu ATM BPD, sehingga dari Curas tersebut kerugian korban diperkirakan sekitar kurang lebih Rp.4 Juta.

Saat di introgasi Polisi, Pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana curas tersebut bersama istrinya. Usai diintrogasi pelaku kemudian di amankan oleh pihak Reskrim Polres Luwu timur ke Mapolres Luwu Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut serta mempertanggung jawabkan perbuatannya.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Rampas Tas Perawat Hingga Terjatuh, Sepasang Suami Istri di Labakkan Diciduk Polisi"