Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Petani Garam Asal Kampung Tanarajae Labbakang Diciduk Polisi Karena Membawa Sabu

KORANPANGKEP.CO.ID - Seorang Petani Garam asal kampung Tanarajae, Desa Bontomanai, Kecamatan Labakkang kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel bernama Ansar Bin Nuntung (21 tahun) terpaksa diamankan Tim Satnarkoba Polres Pangkep karena kedapatan membawa sabu seberat 0,28 gram.

Menurut Kasatnarkoba Polres Pangkep, AKP Galigo Suryadi mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat bahwa pelaku kerap kali melakukan transaksi barang haram tersebut di kampungnya di Tanarajae Labakkang

"Penangkapan pelaku sesuai laporan masyarakat, lalu kita kembangkan dan ternyata benar pelaku sering melakukan transaksi di Tanarajae," kata AKP Galigo, Kamis (10/10/2019).

Usai mendapat informasi dari masyarakat, tim Satnarkoba Polres Pangkep kemudian menyamar menjadi pembeli sabu, milik Ansar seharga Rp 300 ribu. Lelaki tamatan SD tersebut akhirnya berhasil ditangkap di Jl Poros Sultan Hasanuddin Kelurahan Tumampua Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 14.20 Wita.

" Jadi anggota menyamar dan memesan sabu kepada Ansar hingga menyuruh anggota bertemu di depan warung makan Jl Poros Sultan Hasanuddin, Kemudian, tim langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan Ansar dengan sabu miliknya 0,28 gram." ungkapnya.

Saat di introgasi, dihadapan polisi Ansar mengakui jika barang haram tersebut adalah miliknya  yang diperoleh dari kota Makassar

"Saat ditangkap kita interogasi dan memang Ansar ini dapat sabu di kampung Sapiria kota Makassar," ujarnya.

Usai ditangkap di lokasi, Ansar dibawa ke Mapolres Pangkep berserta barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengamankan barang bukti satu sachet kecil berisi kristal bening dengan berat 0,28 gram, satu buah handphone dan satu unit sepeda motor.

(ADM-KP)



Posting Komentar untuk "Petani Garam Asal Kampung Tanarajae Labbakang Diciduk Polisi Karena Membawa Sabu"