IKLAN

4 Orang Pengedar, Penjual dan Perakit Detonator Bom Ikan Diciduk Sat Polair Polres Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Empat orang komplotan pengedar, penjual dan perakit Detonator Bom Ikan diwilayah perairan kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel berhasil diamankan oleh Satuan Polisi Perairan (Polair) Polres Pangkep

Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi masyarakat bahwa ada peredaran gelap bahan peledak atau detonator di kalangan para nelayan. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan adanya kapal laut yang mencurigakan di sebelah Selatan Pulau Balang lompo, Perairan Pangkajene dan Kepulauan.

Keempat pelaku tersebut tersebut, yakni Syarifuddin (34 tahun), Darwis (40 tahun), Gaffar (36 tahun) ketiganya berasal dari Makassar dan satu pelaku seorang nelayan yang tercatat tinggal di Pulau Gondong Bali, Desa Mattiro Matae Kecamatan Tupabiring, Kabupaten Pangkep.

Keempat pelaku tersebut ditangkap di perairan Pulau Balang Lompo Kecamatan Liukang Tupabiring, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kamis (3/10/2019) saat hendak mengedarkan dan menjual sebanyak 300 buah Detonator rakitan yang siap ledak ke nelayan nelayan di kabupaten Pangkep.

Kepala Sat Polair Polres Pangkep, Iptu Deki Marizaldi, yang baru sebulan menjabat menagatakan, Saat dilakuka penggeledahan kapal motor (KM) Nelayan Arti Buana, petugas menemukan seorang nelayan, SY, yang sedang menguasai tiga ikat besar detonator dengan total 300 biji. detonator sebanyak 300 batang itu diduga berasal dari Makassar, yang akan dijual di Pulau Karanrang, wilayah perairan kabupaten Pangkep.

"Penangkapan ini dilakukan di tengah laut saat melakukan Patroli di perairan Pulau Balang Lompo, kemudian melihat satu kapal motor nelayan yang mencurigakan, pada saat dilakukan pemeriksaan ditemukan Detonator rakitan sebanyak 300 Buah, Ratusan detonator ini adalah detonator rakitan siap pakai dan siap ledak," kata Kasatpolair Polres Pangkep, Iptu Deki Marizaldi di Markas Polair, Maccini Baji, Kecamatan Labakkang Pangkep, Senin (7/10/2019).

Di hadapan polisi, para pelaku mengaku kerap menjual dan membawadan mengedarkan bahan peledak berupa detonator ke wilayah perairan Pangkep yang telah dirakit dari Makassar dengan harga jualnya bervariasi.

"Saat itu kita memang lagi curiga dengan salah satu kapal yang sedang beraktivitas. Saat kita periksa mereka menyembunyikan detonator siap ledak, dari hasil interogasi SY, bahan detonator itu berasal dari Makassar dan milik GA. Sementara yang memfasilitasinya ialah pelaku DR dan rencananya diantar ke wilayah Pangkep atas suruhan JP," terangnya.

Selain mengamankan detonator, polisi juga mengamankan satu unit kapal KM Nelayan Arti Buana dan uang tunai Rp 2,5 juta.

Saat ini keempat pelaku dan barang Bukti telah diamankan 300 unit detonator atau bahan peledak telah diamankan di Mapolres Pangkep untuk proses hukum lebih lanjut keempatnya terancam dijerat dengan UU Darurat tahun 1951.

"Mereka diancam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara karena memakai bahan peledak, merakit dan menjualnya," jelasnya.

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "4 Orang Pengedar, Penjual dan Perakit Detonator Bom Ikan Diciduk Sat Polair Polres Pangkep"

Posting Komentar