IKLAN

Hendak Bertugas Dipulau Terjauh Pangkep, 11 Penumpang KM Cahaya Pulau Tenggelam

KORANPANGKEP.CO.ID - Sebuah kapal kayu berlabel KM.Cahaya Pulau yang bertolak dari pelabuhan Paotere Makassar menuju Pulau Dewakang, Desa Dewakang, Kecamatan Liukang Kalmas, kabuoaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel tenggelam bersama 11 orang penumpangnya usai dihantam ombak besar disekitar perairan Pulau Bangkauluang atau lokasinya berjarak 1,5 jam dari tujuan yakni Pulau Dewakang.

Kejadian berawal saat 11 orang diantaranya kapten Kapal, 3 orang Anak Buah Kapal dan 7 orang penumpang serta bermuatan sembako dan material bahan bangunan hendak menuju pulau terjauh Pangkep yakni pulau Dewakang Kecamatan Liukang Kalmas, namun nahas saat kapal yang ditumpangi mereka hendak sampai ditujuan tiba tiba datang ombak besar menghantam kapal Cahaya Pulau tersebut.

Saat ombak besar menghantam kapal dan air sudah memasuki sebagian kapal dan hampir tenggelam salah seorang penumpang yang ternyata kepala desa Dewakang yang bernama Amirullah langsung menelpon warganya untuk meminta pertolongan dan menyampaikan posisi kapal mereka sekarang yang hendak tenggelam tersebut.

Tak berselang lama usai menelpon warganya ombak yang terus menghantam badan kapal akhirnya menenggelamkan kapal tersebut, beruntung para penumpang cepat melompat dan meraih pelampung dari gabus sehingga tidak ikut tenggelam, namun atas kejadian tersebut para penumpang terombang ambing dilautan dan terpisah hingga beberapa kilometer dari lokasi kejadian.

Warga pulau dewakang yang menerima informasi musibah yang menimpah kepala desanya tersebut kemudian berbondong bondong melakukan pencarian ditengah ganasnya ombak disekitar lokasi kejadian.

Namun saat tiba dilokasi kejadian warga kemudian menemukan kapal sudah dalam kondisi terbalik, dan hanya ada kades Amirullah beserta 4 orang penumpang lainnya, sementara 7 penumpang lainnya masih dicari karena terpisah akibat terbawa arus gelombang laut yang kencang.

Setelah melakukan pencarian beberapa waktu lamanya, akhirnya warga menemukan seluruh penumpang tersebut dalam keadaan lemas dan mengevakuasi ke 11 penumpang di salah satu pulau terdekat dengan lokasi kejadian yakni di pulau Bangkauluang, kecamatan Liukang Kalmas.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Liukang Kalmas, AKP I Made Untung yang menyebutkan kejadian tersebut sekitar pukul 5.00 wita subuh tadi dan seluruh penumpang telah dievakuasi dengan selamat beserta mengevakuasi kapal yang tenggelam tersebut namun bahan sembako dan bahan material bangunan tidak bisa diselamatkan dan tenggelam kedasar laut.

"Jadi saat kapal hendak tenggelam pak desa sempat menelpon ke warganya. Wargapun beramai-ramai menolong, hingga akhirnya menemukan mereka, dan Alhamdulillah penumpang telah dievakuasi beserta kapalnya. Cuma untuk bahan material itu sudah tidak bisa diselamatkan lagi, " jelasnya.

Dari data yang dihimpun awak media ke 11 penumpang Kapal Cahaya Pulau yang tenggelam tersebut diketahui bernama 1.Amirullah Kades Dewakang (27 tahun), 2.Ridwan Nahkoda Kapal (42 tahun), 3.Ilyas ABK (20 tahun), 4.Irwan ABK (20 tahun), 5.Bahri ABK (20 tahun)

Sementara penumpang lainnya yakni bernama 6.Hadiah (21 tahun), 7.Ita Novita (23 tahun), 8.Rahmawati (32 tahun), 9.Harmia (50 tahun), 10.Kasmawati (26 tahun), dan 11.Adi Kurniawan (25 tahun).

Kecamatan Liukang Kalmas adalah salah satu kecamatan terjauh di Kabupaten Pangkep dengan waktu tempuh kurang lebih tujuh hingga delapan jam, sebagian besar penumpang adalah pelayan masyarakat yang hendak balik ke Kalmas untu Bertugas kembali di daerah tersebut.

(ADM-KP) 
koran pangkep

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Hendak Bertugas Dipulau Terjauh Pangkep, 11 Penumpang KM Cahaya Pulau Tenggelam"

Posting Komentar