IKLAN

Belum Melengkapi Dokumen, 13 TKA PT. AMJ Asal China Di Pangkep Terancam Dideportasi

KORANPANGKEP.CO.ID - Menindak lanjuti persoalan Tenaga Kerja Asing yang saat ini sedang berada di tambang PT Anugerah Marmer Jelita (AMJ), di Kampung Janna Labbu, Desa Bulu Tellue, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Pangkep melakukan inspeksi ke perusahaan tersebut guna memeriksa kelengkapan berkas para TKA asal china tersebut.

Alhasil, Timpora Kabupaten Pangkep yang terdiri gabungan dari Dinas Ketenagakerjaan, Imigrasi Makassar, Kejari Pangkep dan Kodim 1421 Pangkep. 13 orang TKA asal china ini ternyata masih belum melengkapi berkas diantaranya 12 orang belum melengkapi dokumen Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dan 1 orang TKA tidak mampu memperlihatkan dokumen keimigrasiannya secara lengkap. TKA tersebut bernama Shu Kai Hua dan langsung diamankan Timpora ke kantor Keimigrasian Makassar. Rabu (3/7/2019).

"Ada satu orang yang Timpora amankan, dia tidak bisa perlihatkan dokumennya dan ternyata dia tidak punya dokumen lengkap. Jadi langsung akan kita bawa ke Imigrasi Makassar," terang Mustar anggota Timpora sekaligus Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Pangkep, Mustar.

Sementara itu 12 TKA lainnya juga harus meninggalkan lokasi tambang marmer PT. AMJ karena belum melengkapi dokumen Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

"Mereka yang 12 orang ini juga belum melengkapi dokumen RPTKA, makanya disuruh tinggalkan lokasi, sampai mereka mampu melengkapi dokumen RPTKA nya, Ini tindaklanjut dari laporan masyarakat, kemudian Dinas Ketenagakerjaan Pangkep dan saat kita sidak langsung itu kita dapati mereka ada 13 orang." ungkapnya.

Mustar menambahkan saat ditanya mereka mengaku ada 20 orang TKA. 7 orang lainnya sementara melakukan pengurusan dokumen di kantor Imigrasi Makassar. 20 TKA ini berasal dari China. Ia sejak Juni berada di tempat ini. Namun pengakuan Pengawas perusahaan, 20 TKA ini belum dipekerjakan hingga saat ini. Masih tahap beradaptasi dengan kondisi di perusahaan tambang tersebut.

Robert salah seorang Pengawas perusahaan tambang tersebut yang mewakili juga pihak perusahaan tambang Anugrah Marmer Jelita (AMJ) menuturkan bahwa TKA tersebut hingga saat ini Mereka belum ada yang bekerja dan masih beradaptasi dengan lokasi tambang

Robert juga menyampaikan bahwa, TKA yang bekrja di perusahaan itu hanyalah tamatan SMA di negara asalnya. Namun memiliki keahlian dibidang batu. Sehingga dipekerjakan diperusahan tersebut sebagai tenaga ahli.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja kabupaten Pangkep Jufri Andi Baso mengemukakan meski para TKA ini telah memiliki Izin Tinggal Sementara (ITAS), namun para TKA tersebut harus mempunyai dasar RPTKA yang diajukan pihak pengusaha dalam hal ini, pengguna tenaga kerja asing.

"Jadi mereka hanya setahun disini, cuma harus melengkapi dokument Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) sesuai aturan. Nanti kalau sudah selesai sudah bisa bekerja tapi terbatas," ungkapnya.

"Tidak boleh bekerja sebelum ada keterangan dari pihak imigrasi, dan pihak Anugerah Marmer Jelita (AMJ) juga harus melapor langsung ke Dinas Tenaga Kerja Pangkep, sebelum dipekerjakan di tambang tersebut.

Jufri juga memperingatkan pihak Anugerah Marmer Jelita (AMJ) juga harus melapor langsung ke Dinas Tenaga Kerja Pangkep, sebelum para TKA tersebut dipekerjakan di tambangnya.

"Pihak Anugerah Marmer Jelita (AMJ) juga harus melapor langsung ke Dinas Tenaga Kerja Pangkep. Dan belum melapor ke kami, tidak boleh beroperasi sebelum ada keterangan dari pihak imigrasi," Tegasnya.

Sementara itu, Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulsel, Ikhsyan mengatakan mereka yang belum melengkapi dokumen RPTKA akan dikenakan sangsi dan terancam dideportasi

"Kita beri batas waktu, jika mereka masih belum mampu memperlihatkan dokumen RPTKA nya, kita akan deportasi," pungkasnya.

(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Belum Melengkapi Dokumen, 13 TKA PT. AMJ Asal China Di Pangkep Terancam Dideportasi"

Posting Komentar