IKLAN

Mudik Lebaran Di Pangkep Sudah Makan 4 Korban Jiwa, Berikut Tips Mudik Yang Aman

KORANPANGKEP.CO.ID - Menjelang lebaran musim mudik merupakan momen paling dinantikan bagi perantau untuk pulang kampung dan berkumpul bersama orangtua dan keluarga merayakan Idul Fitri untuk mengobati rasa rindu kepada orang-orang tersayang, melepas kangen.

Mudik identik dengan tradisi rutin setiap tahun di Indonesia untuk merayakan Lebaran. Mudik berasal dari singkatan bahasa Jawa ‘Mulih Dhisik’ atau pulang sebentar ke kampung halaman, kota, atau negara asal. Ada beragam pilihan untuk mudik, dengan transportasi umum atau pribadi, baik darat, udara, atau laut.

Tentunya dalam melakukan mudik perlu melakukan persiapan yang baik utamanya bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi harus memperhatikan kondisi kendaraan dan kondisi kesehatan saat mengemudi, karena dapat berakibat fatal bahkan berujung kematian bagi pengendara

Seperti yang terjadi di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) selama melakukan arus mudik lebaran idulfitri 1440 H tahun ini dari data Satuan Lalu Lintas Polres Pangkep tercatat sudah 4 orang meninggal dunia dalam beberapa hari terakhir di jalur trans Sulawesi Makassar-Pangkep.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pangkep, AKP Mamat Rahmat mengatakan, selama beberapa hari pelaksanaan Operasi Ketupat 2019 jumlah lakalantas sebanyak lima kejadian. Selain empat korban meninggal, dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Rahmat  menambahkan, umunya lakalantas pada musim mudik kali ini disebabkan out of control atau kelalaian pengemudi. Hal itu terjadi karena para korban berkendara dalam keadaan mengantuk atau kelelahan.

"Sudah Empat yang meninggal dunia, dan dua mengalami luka luka dalam lima kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan poros Makassar pangkep, Umumnya penyebab lakalantas ini yaitu out of control. Pengendara mengantuk atau kelelahan" ujar Rahmat.

Rahmat menjelaskan kasus terakhir terjadi, Minggu siang (2/6/2019), sebuah mobil menabrak tiang papan reklame di Jalan Poros Makassar-Parepare Kampung Kalibone, Desa Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene. Pengemudi mobil yang bergerak dari arah Selatan ke Utara ini, Aris (53 tahun) seorang PNS yang beralamat di Kabupaten Pinrang ini meregang nyawa. Diduga ia mengantuk dan tertidur sehingga kehilangan kendali saat mengendara.

"Untuk mencegah bertambahnya jumlah korban, Satlantas Polres Pangkep juga mengintensifkan patroli di jalan untuk memantau jalur mudik. untuk itu kami mengimbau kepada para pengendara agar segera beristirahat jika mengantuk." Pungkasnya.

Berikut Tips yang wajib dipersiapkan saat melakukan perjalanan mudik dengan kendaraan pribadi Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik.

1. Periksa Kondisi Kendaraan

Hal utama dan paling penting dilakukan sebelum mudik adalah memeriksa kondisi kendaraan Anda terlebih dulu. Lakukan cek mobil atau motor ke bengkel terdekat. Kondisi kendaraan Anda menjadi faktor terpenting dan paling berpengaruh pada keselamatan Anda dan keluarga jika mudik dengan kendaraan pribadi.

Untuk mobil, usahakan periksa mesin, rem, oli, air bag, dan roda. Untuk motor, mesin, rem, dan ban motor harus dipastikan dalam kondisi baik. Jangan meremehkan hal ini, karena banyak terjadi kecelakaan di jalan karena kondisi kendaraan kurang layak untuk dipakai mudik. Apalagi akan dibawa untuk berkendara jauh hingga ratusan kilometer (km). Jadi mobil atau motor Anda harus dalam keadaan prima.

2. Patuhi Lalu Lintas

Sebaiknya, Anda mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan berkendara sesuai dengan kecepatan normal. Tidak perlu mengebut atau selap-selip kiri-kanan, terobos lampu merah yang nantinya bisa berujung kecelakaan dan dapat merugikan keselamatan Anda dan keluarga. Hal ini sangat berisiko untuk keselamatan Anda. Untuk pengemudi motor, gunakan helm yang berstandar SNI dan nyalakan selalu lampu motor.

3. Hindari Mengangkut Penumpang Melebihi Kapasitas Kendaraan

Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik, sebaiknya hindari mengangkut beban atau penumpang melebih kapasitas dari kendaraan Anda. Pada dasarnya, setiap kendaraan didesain untuk membawa beban atau penumpang sesuai kapasitasnya masing-masing.

Namun jika terjadi kelebihan beban, hal ini berpotensi pada keselamatan semua penumpang. Misal untuk sepeda motor, kapasitas normalnya untuk 2 orang. Jika Anda memiliki seorang anak kecil berusia di bawah 7 tahun, maka berkendara bertiga masih diperbolehkan.

Tapi berbeda situasinya jika Anda memiliki 2 orang anak, kapasitas akan melebihi beban muatan normal. Untuk mobil, jika kapasitas mobil hanya untuk 7-8 orang, maka sebaiknya jangan digunakan untuk mudik dengan mengangkut 10 orang. Hal ini tidak sehat dan berbahaya untuk keselamatan Anda dan keluarga. 

4. Aktifkan GPS atau Pakai Aplikasi Peta

Khusus bagi Anda yang tidak hafal jalan, atau tertarik untuk mencari jalan mudik alternatif guna menghindari kemacetan, ada baiknya mengaktifkan GPS. Anda juga bisa menggunakan aplikasi peta dari ponsel, seperti Google Map, Waze, dan banyak lainnya.

Menggunakan aplikasi peta di ponsel dapat menguras baterai ponsel lebih cepat. Jadi sebelum berangkat, pastikan baterai ponsel Anda penuh, dan jangan lupa bawa charger dan powerbank untuk di perjalanan. Jika Anda punya peta manual di rumah, sebaiknya bawa saja untuk mengantisipasi salah rute perjalanan. Hal ini penting, jangan sampai waktu Anda habis di jalan karena nyasar atau macet total.

5. Istirahat Saat Kelelahan

Perjalanan yang jauh dan macet akan membuat badan lelah. Jangan paksakan diri untuk terus menyetir jika Anda sudah kelelahan. Melipir atau menepi sejenak di tempat peristirahatan atau rest area terdekat untuk tidur atau sekadar meluruskan kaki sambil makan atau beribadah. Ketika kembali menyetir, tubuh fit lagi. Miliki prinsip berkendara yang aman dan nyaman, sebab itu istirahat menjadi hal penting.

6. Bawa Uang Tunai Secukupnya

Membawa uang tunai tergolong penting di saat Anda mudik. Sebab, selama perjalanan menuju kampung halaman, tidak selalu ada mesin ATM dan tidak semua toko bisa dibayar dengan kartu debit atau kartu kredit. Tidak perlu berlebihan, asal cukup saja.

Oleh karenanya, sebelum mudik, lakukan perhitungan kisaran uang yang dibutuhkan selama di perjalanan. Mulai dari pengeluaran untuk beli bensin, makanan, minuman, sampai biaya parkir dan buang air di WC umum. Jangan lupa bawa uang receh juga supaya tidak perlu menunggu uang kembalian.

Fakta umum di lapangan, kecelakaan yang terjadi selama masa mudik lebih disebabkan karena kelalaian pengendara. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama perjalanan, sebaiknya Anda mengutamakan keselamatan saat mudik dengan kendaraan pribadi. Ingat, tidak perlu egois saat berkendara di jalan, lakukan persiapan yang baik agar mudik tahun ini aman, nyaman, lancar dan selamat hingga tujuan Anda.

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Mudik Lebaran Di Pangkep Sudah Makan 4 Korban Jiwa, Berikut Tips Mudik Yang Aman"

Posting Komentar