IKLAN

Kapus Kalabbirang Dituding Lakukan Pemotongan Jasa Medik, Dinkes Pangkep Angkat Bicara

KORANPANGKEP.CO.ID - Mendapat tudingan adanya pemotongan jasa medik oleh puluhan Tenaga Harian Lepas (THL) dan Honorer Perawat dan Bidan Puskesmas Kalabbirang, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel Kepala Dinas Kesehatan Dr. Hj. Indriaty Latief Angkat bicara.

Menurut Indriaty Latif apa yang telah disebutkan kepala puskesmas Kalabbirang Hj. Raji adalah benar dan sudah di bicarakan sebelumnya tentang mekanisme pencairan Jasa Medik Perawat dan Bidan bagi THL yang belum memiliki SK Bupati tahun 2019 dengan menitip sebagian dananya di rekening PNS yang ada di Puskesmas Kalabbirang.

"Iya kami sudah bicarakan sebelumnya dengan kapus dan bendaharanya dan meminta ini juga di bicarakan di internal Puskesmas Kalabbirang untuk disepakati menitip sebagian Dana mereka di rekening PNS Puskesmas Kalabbirang, tapi mungkin ada miss komunikasi saat penyampaian sehingga para THL tidak mengerti hal ini." Ungkap Indriaty Latif.

Namun demikian Indriaty Latif berjanji jika SK THL perawat dan Bidan Puskesmas Kalabbirang tersebut sudah ditanda tangani oleh Bupati Pangkep H.Syamsuddin Hamid, pihaknya akan memasukkan kembali kekurangan pembayaran jasa medik tersebut kerekening masing masing THL.

"Kalau sudah ada SK nya nanti maka para THL nanti akan mendapatkan nilai lebih pada penerimaan jasa medik triwulan kedua nanti" terang Kadis Kesehatan Pangkep.

Indriani juga mengungkapkan bahwa SK THL tersebut sebenarnya sudah diajukan jauh hari sebelumnya ke ruangan Sekda Pemkab Pangkep Hj. Jumliati namun saat itu Jumliati sedang melaksanakan tugas luar provinsi ke Manado Sulawesi Utara.

"Usulan pengajuan SK THL Puskesmas Kalabbiran Sudah kami ajukan, namun karena ibu jumliaty ke Manado jadi SK tersebut masih dirungan ibu sekda. Insya Allah SK para THL tersebut akan terbit usai lebaran nanti" Pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya puluhan THL dari tenaga perawat dan Bidan melakukan protes kepada kepala puskesmas Kalabbiran Hj Raji karena Jasa Medik yang mereka terima tidak sesuai dengan jumlah daftar penerima jasa medik yang ditandatangani mereka dimana terdapat selisih pemotongan sebesar 50 persen.

Mereka pun berharap agar pemerintah kabupaten Pangkep dalam hal ini Dinas Kesehatan Pangkep dapat memediasi hal tersebut agar tak ada kecurigaan tentang kebenaran seperti yang disampaikan kepala Puskesmas Kalabbirang tersebut apakah benar jasa medik tersebut terpotong atau tidak.

(ADM-KP)


koran pangkep

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Kapus Kalabbirang Dituding Lakukan Pemotongan Jasa Medik, Dinkes Pangkep Angkat Bicara"

Posting Komentar