IKLAN

Warga Pangkep Mulai Pertanyakan Kapan Lahan Pembebasan Rel Kereta Api Dibayarkan

KORANPANGKEP.CO.ID - Sejumlah warga yang tanahnya terkena jalur rel kereta api trans Sulawesi dikabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, Sudah mulai mempertanyakan kapan lahan mereka dibayarkan, pasalnya pasca diukur dan pemasukan sejumlah berkas tanah di kantor lurah dan desa, hingga saat ini kabarnya tak kedengaran lagi

Apalagi warga melihat progres pengerjaan jalur kereta api Trans Sulawesi dari Kabupaten Pangkep hingga Maros hingga saat ini masih nol persen, alias belum ada ada pengerjaan sama sekali di Pangkep.


"Tanah kami sudah diukur, kelengkapan administrasi surat surat tanah juga sudah kami setor di kelurahan, namun hingga saat ini belum ada kejelasan kapan kami dibayarkan, tanda tanda pengerjaannya pun belum terlihat dilapangan." Kata Safaruddin salah seorang pemilik lahan yang terkena jalur rel kereta api di Pangkep.

Hal ini juga di akui oleh Kepala Humas Pengembangan Perkeretaapian Sulsel, Arinova G Utama, mengatakan, saat ini, segmen KA di kabupaten Barru sudah mencapai tahap 100 persen, sementara untuk Pangkep sampai Maros belum ada progres pengerjaan. Menurutnya belum adanya progres pengerjaan tersebut karena untuk jalur itu,  masih dalam tahap proses lelang pengadaan barang dan jasa.

“Untuk segmen barru sudah hampir 100 persen, sementara pangkep-Maros nol persen. Untuk lanjutan pembangunan di Pangkep dan Maros, saat ini masih dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, pihaknya akan melakukan uji coba jalur rel kereta api untuk segmen Barru-Palanro (dari desa Pancana sampai Palanro) pada pertengahan tahun 2019 mendatang.

Saat ini pengerjaan tahap 1 disebutnya terus berlanjut dan hampir menyelesaikan mainline track di sepanjang 42,8 KM Kabupaten Barru, yakni dari desa Pancana hingga Palanro.

“Prasarana badan jalan kereta api siap dioperasikan pada pertengahan tahun 2019, dengan rencana pengujian jalur pada bulan juli-agustus 2019,” paparnya.

Terkait proses pembebasan lahan di Pangkep dan Maros, kata Arinova, saat ini sudah masuk pada tim appraisal. Anggaran pembebasan lahannya sudah dianggarkan melalui LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara).

"Ditargetkan jika tidak ada kendala di lapangan dan berkas administrasi lengkap, pembayaran ganti kelayakan lahan bisa mulai pada pertengahan 2019."Pungkasnya


Sebagaimana diketahui sebelumnya Pemerintah telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan pembangunan rel Kereta Api Maros-Pangkep sebesar Rp1,6 Triliun. 

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

1 Response to "Warga Pangkep Mulai Pertanyakan Kapan Lahan Pembebasan Rel Kereta Api Dibayarkan "