Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tertangkap Tangan Bawa Bom Ikan, Tiga Nelayan Pulau Karanrang Berlebaran di Penjara

KORANPANGKEP.CO.ID - Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Pangkep kembali berhasil menangkap tangan 3 orang pelaku destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara merusak dengan menggunakan bahan peledak Bom Ikan, di periaran Pulau Jangang-jangang, Kecamatan Liukang Tupabiring, Rabu, 28 Mei 2019

Ketiga pelaku yang tertanggkap tangan hendak melakukan destructive fishing tersebut terpaksa harus berlebaran di dalam tahanan Mapolres Pangkep diantaranya adalah Daeng Nuntung (51), Suardi (31), Rizal (27) ketiganya merupakan warga Pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabiring kabupaten Pangkep

Hal ini diungkapkan oleh  Kasat Polairud Polres Pangkep, AKP Ridwan Saenong yang menyebutkan dari tangan ketiga nelayan tersebut polisi mendapati membawa bahan peledak di atas perahu yang digunakannya.

“Pada saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan di atas perahu jenis jolloro yang dipergunakan oleh nelayan tersebut, ditemukan bahan peledak berupa bom ikan yang sudah siap pakai,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga turut menyita satu unit perahu, satu mesin kompresor, dua rol selang berukuran 100 meter, dua buah regulator, delapan buah jeriken berisikan amonium nitrat yang telah dicampur minyak, lima biji detonator dan dua buah detonator yang telah tersambung dengan sumbu api.

Saat ini ketiga pelaku telah berada di tahanan mapolres Pangkep guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Para pelaku terancam dijerat dengan Pasal 85 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dengan pidana penjara 5 tahun dan denda maksimal Rp 2 miliar.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Tertangkap Tangan Bawa Bom Ikan, Tiga Nelayan Pulau Karanrang Berlebaran di Penjara"