IKLAN

Istri Bupati Pangkep, Tolak Disebut Mangkir Panggilan Bareskrim dan Pemalsuan Dokumen

KORANPANGKEP.CO.ID - Polemik gugatan caleg Golkar DPR RI ke Mahkamah Konstitusi (MK) semakin meruncing saat Saat Caleg DPR RI Partai Golkar Dapil VI Sulsel melayangkan gugatan balik pidana umum ke Mabes Polri di Jakarta. rekan separtainya sebagai terlapor yakni Hj. Rismayani istri Bupati kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, H.Syamsuddin Hamid dan M. Yasir

Surat pemanggilan pemeriksaan itu, Rabu 29 Mei 2019. Namun, keduanya tak hadir. Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Fadil Imran, menyebutkan, terkait kasus itu pihaknya akan menjadwakan pemanggilan yang kedua. Itu setelah lebaran Idulfitri.

Menanggapi hal tersebut Rismayani  membenarkan adanya surat panggilan dari Bareskrim Polri terhadap dirinya ia pun menolak jika ketidak hadirannya tersebut disebut Mangkir dari Panggilan Bareskrim Polri, sebab dirinya terlambat menerima surat panggilan Bareskrim Polri tersebut. 

Rismayani menuturkan surat pemanggilan itu dia terima di Pangkep pada hari selasa 28 Mei 2019 sekitar pukul 16.00 Wita. Sedangkan dirinya berangkat kejakarta pada hari hari itu juga untuk memenuhi jadwal pemanggilan klarifikasi rabu 29 Mei 2019 pukul 10.00 Wita namun saat itu.

Rismayani menyebutkan saat ini dirinya masih berada dijakarta dan baru akan kembali ke Pangkep untuk berlebaran dikampung halamannya, Ia pun berjanji akan memenuhi Panggilan kedua Bareskrim usai lebaran idul fitri mendatang, Dia pun menampik jika dikatakan mangkir dari panggilan tersebut.

"Saya tidak mangkir, itu tidak benar ada Lawyer yang mewakili, Saya terima panggilan tanggal 29 sore hari, makanya saat sore saya langsung ke Jakarta. Sekarang saya berada di Jakarta dan dijadwalkan ulang, setelah lebaran dan saya siap hadir," ujar Rismayani.

Sementara terkait adanya dugaan pemalsuan dokumen hingga persaksian palsu, Rismayani tidak membenarkan perihal tersebut. 

"Terima Kasih telah membuat namaku terkenal, Saya akan hadir karena tidak ada pemalsuan di internal Golkar, coba dokumen apa yang palsu." Pungkas Rismayani Istri Bupati Pangkep 2 periode tersebut.

Diberitakan sebelumnya Supriansah melaporkan Rismayani A Hamid, dan Muh Yasir ke Bareskrim Polri usai keduanya melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dugaan penggelembungan suara yang dilakukan Supriansa, yang juga merupakan Calon Legislatif dari Partai Golkar Dapil VI Sulsel.

Supriansa benar-benar tak diam. Mantan Wakil Bupati Soppeng ini melapor ke Bareskrim Polri terkait dugaan pemalsuan berkas caleg Golkar untuk DPR RI dapil Sulsel II. Pemalsuan berkas tersebut untuk upaya hukum di MK. Dua caleg ingin diseret ke perkara itu, Rismayani A Hamid, dan Muh Yasir.

Surat pemanggilan pemeriksaan itu, Rabu 29 Mei 2019. Namun, keduanya tak hadir. Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Fadil Imran, menyebutkan, terkait kasus itu pihaknya akan menjadwakan pemanggilan yang kedua. Itu setelah lebaran Idulfitri.


(ADM-KP)


AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Istri Bupati Pangkep, Tolak Disebut Mangkir Panggilan Bareskrim dan Pemalsuan Dokumen"

Posting Komentar