IKLAN

"Asmara Subuh Ramadan" Tradisi Tahunan Muda-Mudi Pangkep Saat Pulang Shalat Subuh

KORANPANGKEP.CO.ID - Memasuki Bulan Suci Ramadhan ada sebuah tradisi unik yang dilakukan muda-mudi khususnya di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel usai menjalankan ibadah shalat subuh. tradisi ini mereka sebut "Asmara Subuh Ramadhan"

Meskipun namanya `Asmara Subuh Ramadhan` namun sejatinya kegiatan tersebut hanyalah berupa kegiatan joging atau jalan-jalan menyusuri jalanan di kampung masing-masing ataupun dikota Pangkep sembari menghirup udara pagi di kota penghasil bandeng ini. Jadi sama sekali tidak ada kaitannya dengan kegiatan muda-mudi pacar-pacaran.

Nama "asmara subuh ramadan" diberikan karena kegiatan jalan pagi ini diikuti semua kalangan remaja baik laki-laki maupun perempuan dan keluarga pada saat subuh dibulan ramadan sekedar menghabiskan waktu subuh, meskipun tidak menutup kemungkinan di antara mereka telah berpacaran ataupun baru sementara akan penjajakan.

Teknisnya sederhana, setiap usai menunaikan sholat shubuh di masjid masjid yang ada di Pangkep, para remaja putra dan putri baik anak anak remaja dan dewasa tak mau ketinggalan dengan masih dalam balutan busana shalat, mereka langsung beramai-ramai melakukan jalan santai menyusuri jalanan sembari bersenda gurau diantara mereka.

Entah dari mana asal mulanya, kegiatan itu terus berlangsung dari tahun ke tahun karena tidak dilarang  pemerintah, tokoh adat dan pemua agama karena kegiatan ini dinilai berdampak positif terutama untuk kesehatan dan kebugaran tubuh.

Selain jalan kaki, nampak sebagian dari mereka ada juga yang menggunakan kendaraan motor dan mobil untuk menuju suatu tempat berkumpul menyaksikan matahari terbit seperti di pinggir pantai dermaga-dermaga kapal yang ada di Pangkep, 


Ada juga hanya sekedar berkeliling kota saja sambil menunggu matahari pagi terbit lalu kemudian mereka pulang dengan sendirinya kerumah masing masing. Biasanya masyarakat melakukan hal ini sekedar jalan bareng bersama teman maupun dengan anggota keluarga.

Tradisi ini tak bisa lepas dari kalangan anak muda di Pangkep. Banyak anak muda yang tampak berkumpul dan konvoi melintasi kawasan Jalan yang ada di Pangkep, salah satu jalan yang tak pernah sepi setiap memasuki bulan ramadan adalah jalan menuju pelabuhan Maccini Baji, Kecamatan Labbakang, Kabupaten Pangkep, Sulsel

“Sudah tradisi kak, tiap masuk bulan puasa pasti “Asmara Subuh ramadan” bareng kawan-kawan, rasanya tak lengkap jika tak keluar keliling setelah salat subuh,” ujar Irwan salah seorang anak muda di Pangkep yang ditemui di dermaga Maccini Baji Pangkep.

Sayangnya, para anak muda yang mengendarai kendaraan ini kerap mengabaikan keselamatan saat melakukan tradisi tersebut, salah satunya adalah dengan mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm.

“Sebenarnya takut juga ada razia dari kepolisian, tapi ya itu tadi rasanya enggak puas kalau enggak “Asmara Subuh ramadan”, ya kami pun Cuma nongkrong saja, enggak buat keributan atau anarkis. Mudah-mudahan jangan ada razia ataupun pembubaran,” ujarnya lirih.

Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga menyatakan pihaknya siap untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadan.

"Untuk mengantisipasi segala gangguan keamanan selama Ramadan, Polres Pangkep menurunkan seluruh satuan untuk melakukan patroli sebab konsentrasi massa sebanyak itu bisa memicu konflik antar mereka." pungkasnya.


(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to ""Asmara Subuh Ramadan" Tradisi Tahunan Muda-Mudi Pangkep Saat Pulang Shalat Subuh"

Posting Komentar