IKLAN

Presiden Joko Widodo Luncurkan Kartu Tani Di Pangkep, Untuk Kesejahteraan Petani

 KORANPANGKEP.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel akhirnya membagikan Kartu Tani yang diluncurkan pemerintahan presiden Joko Widodo di 15 provinsi di indonesia termasuk Sulawesi Selatan dan tahun petani di kabupaten Pangkep kecipratan program tersebut dengan luas lahan kurang lebih 21 Ribu hektar mendapatkan kartu tani tersebut

Kartu Tani adalah sebuah kartu yang hanya bisa dimiliki seorang yang benar-benar petani melalui serangkaian proses verifikasi. Kartu inilah yang bakal dipakai petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Dengan cara ini subsidi pemerintah tak bakal nyasar lagi ketangan orang yang tidak bertanggung jawab.

Kartu tani merupakan alat transaksi berupa kartu debit sebagaimana kartu ATM yang dapat digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi. Dari sisi petani kartu ini bakal memudahkan petani mendapatkan saluran pupuk bersubdisi dan berbagai fasilitas kredit usaha rakyat lainnya.

Hal ini dilakukan agar bantuan pemerintah tidak lagi berbelok pada sasaran yang lain, kartu tani tak bakal membuat pemerintah salah sasaran lagi karena untuk mendapatkan kartu ini pemerintah sudah melakukan verifikasi data para calon pemegang kartunya. serta Terwujudnya distribusi pupuk bersubsidi sesuai dengan Asas 6 (enam) Tepat (tepat jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu dan harga) serta pemberian layanan perbankan bagi petani di Jawa Tengah

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep Andi Sadda mengatakan bahwa Kartu Tani tersebut dapat digunakan oleh petani untuk membeli pupuk bersubsidi di kios resmi yang sudah di tentukan. Selain itu juga dapat digunakan untuk meminjam modal di salah satu bank milik pemerintah. Mantan Camat Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep ini  mengatakan bahwa dengan Kartu Tani, program pupuk bersubsidi dapat diterima petani yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan.

"Kartu Tani akan berisikan kuota sesuai dengan kebutuhan petani. Jumlah dari kuota tersebut tergantung dari luas lahan yang dimiliki setiap petani. Namun, kartu tersebut tidak dapat diuangkan. Dengan Kartu Tani, pemerintah bisa mengetahui dengan tepat data petani yang membutuhkan pupuk dan jumlah pupuk yang dibutuhkan. Oleh karena itu, distribusi pupuk subsidi akan lebih tepat sasaran dan efisien" Ungkapnya

Kehadiran kartu ini bakal menjadi langkah besar atau akibat keberpihakan pemerintah pada petani. Selama ini petani lebih sering berada pada posisi yang sangat lemah akibat banyaknya pemain dalam bidang pertanian bermodal besar. Pemerintah membuktikan, pemerintah tidak akan meninggalkan petani berjuang sendirian menghadapi segala tantangan. Selama ini para petani  pula yang harus menanggung biaya yang paling besar sekaligus keuntungan paling kecil.

MANFAAT KARTU TANI 

1. Bagi Pemerintah
  • Memiliki database petani yang tersaji lebih akurat dan terintegrasi;
  • Mengetahui informasi luas lahan pertanian per komoditas per wilayah;
  • Kebijakan berdasarkan informasi perkiraan hasil panen;
  • Menyalurkan subsidi dan bantuan sosial lainnya lebih tepat sasaran.
2. Bagi Petani
  • Kepastian ketersediaan saprotan bersubsidi/nonsubsidi;
  • Kemudahan penjualan hasil panen oleh off taker (tanpa melalui perantara);
  • Kemudahan akses pembiayaan (KUR);
  • Menumbuhkan kebiasaan menabung (tidak konsumtif);
  • Biaya simpanan lebih ringan;
  • Mendapatkan program Prona (BPN);
  • Kemudahan mendapatkan subsidi (Kemenkeu, Kementan, Kemenkop);
  • Kemudahan mendapatkan bansos.
3. Bagi Pihak Ketiga
  • Informasi perkiraan jadwal panen (per komoditas dan sebaran wilayah);
  • Penyediaan anggaran serapan hasil panen;
  • Informasi untuk penyediaan gudang dan penanganan pasca panen;
  • Informasi kebutuhan pupuk beserta sebaran wilayahnya;
  • Distribusi pupuk lebih akurat dan sesuai 6 Tepat  (Jumlah, Waktu, Tempat, Mutu, Jenis, Sasaran);
  • Mempermudah manajemen stok dan perkiraan produksi pupuk;
  • Kemudahan transaksi  pembayaran hasil panen kepada petani melalui sistem pembayaran yang terintegrasi.
CARA PEMBELIAN PUPUK BERSUBSIDI MENGGUNAKAN KARTU TANI
  1. Petani membawa  Kartu Tani datang ke kios yang dirujuk;
  2. Kartu Tani digesek pada mesin EDC di kios pengecer pupuk bersubsidi;
  3. Masukkan nomor PIN
  4. Mesin ECD menampilkan informasi data alokasi  pupuk dan data petani ;
  5. Lakukan pembelian pupuk sesuai kebutuhan;
  6. Cek kembali alokasi sisa kuota pupuk;
  7. Pengecer menyerahkan pupuk ke petani;
  8. Transaksi selesai, petani membawa pupuk pulang. 
(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Presiden Joko Widodo Luncurkan Kartu Tani Di Pangkep, Untuk Kesejahteraan Petani"

Posting Komentar