IKLAN

Pangkep TPS dan Anggaran Terbanyak di Sulsel Laksanakan PSU, Habiskan Lebih Rp.100 Juta

KORANPANGKEP.CO.ID - Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) merupakan salah satu daerah yang menggelar pemungutan suara ulang (PSU) TPS terbanyak dari 91 TPS  dan  Anggaran PSU terbesar dipakai untuk penyelenggaran PSU yang digelar serentak di 16 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan 27 April 2019. Kendati demikian Partisipasi pemilih pada PSU kali ini justru menurun di kota penghasil bandeng tersebut.

Ketua KPU Pangkep, Burhan.A, SH mengungkapkan, untuk PSU di 16 TPS itu, KPU Pangkep mengeluarkan anggaran lebih dari Rp 100 juta. TPS yang mendapatkan anggaran terbesar adalah TPS di TPS 05 Pulau Aloang, desa Tampaang Kecamatan Liukang Tangaya, kabupaten Pangkep yang mencapai Rp 40 juta. Jaraknya yang berbatasan langsung dengan Sumbawa, NTB, membuat petugas terpaksa menggunakan pesawat untuk sampai ke sana.

"Dana yang kita siapkan itu lebih dari Rp 100 juta. Rata-rata lima juta per TPS. Nah satu TPS di pulau terluar memang kita anggarkan sampai Rp 40 juta karena jaraknya yang jauh. Meskipun DPT-nya hanya 157 suara saja," kata Burhan, 


Hal ini dilakukan karena mepetnya waktu pelaksanaan PSU sehingga anggaran yang dipakai di TPS 05 Tampaan menjadi tinggi yang mana jika melalui provinsi NTB hanya membutuhkan waktu perjalanan 5 Jam saja sementara jika melalui perjalanan laut seperti biasa maka akan membutuhkan waktu selama 30 Jam atau sekitar 2 hari untuk tiba dilokasi PSU TPS Tampaan

"Pendistribusian logistik untuk TPS dilakukan PSU di Kecamatan Liukang Tangaya kita berangkatkan melalui jalur udara. Dikarenakan waktunya sudah mepet, sementara jarak TPS tersebut sangat jauh karena berada di wilayah pulau terluar, jika menggunakan jalur laut maka memakan waktu hingga 30 jam," kata Ketua KPU Kabupaten Pangkep, Burhan, Jumat (26/04/2019).


Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangkep Samsir Alam mengatakan, keluarnya rekomendasi untuk dilakukan PSU, setelah adanya temuan pemilih yang tidak sesuai dengan alamat KTP dan tidak memiliki surat panggilan.

"Mengacu pada Undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 372, pasal 349, bahwa terdapat pemilih KTP luar Pangkep yang datang memilih, dan tidak memiliki A5. Dari hasil kajian Panwascam, akhirnya rekomendasikan untuk dilakukan PSU," pungkasnya.


(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Pangkep TPS dan Anggaran Terbanyak di Sulsel Laksanakan PSU, Habiskan Lebih Rp.100 Juta"

Posting Komentar