Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Meski Sudah di Non Aktifkan Usman "Ngotot" Masih Ingin Menjabat Kepala Desa Sabaru

KORANPANGKEP.CO.ID - Tersangka kasus dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD), Muhammad Usman, yang mendapat Penangguhan Penahanan dari Kejari Pangkep menuai sorotan dari masyarakat desa Sabaru Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, pasalnya Usman kembali mencampuri urusan pembahasan APBD, padahal status jabatannya sudah di Non Aktifkan

Hal ini memicu perselisihan di tengah-tengah masyarakat desa Sabaru, mengingat Abdul Rahman selaku karateker kepala desa Sabaru merasa diinterfensi dengan kehadiran kades Sabaru Non Aktif tersebut.

"Yang membuat ribut karena dia ke kantor dan memantau pembahasan APBDes dan itu tidak diterima oleh sebagian warga," aku Abdul Rahman pelaksana tugas Karateker Penjabat Kepala Desa.

Sementara itu Haris Kepala Dinas PMD Pangkep, mengungkapkan bahwa Usman masih menganggap dirinya sebagai Penjabat Kepala Desa Sabaru, bahkan sebelumnya dirinya didatangi Usman untuk meminta petunjuk untuk kembali bertugas seeperti biasa sebelum Usman di non aktifkan. Haris menegaskan sebelum ada kepastian hukum, Usman masih berstatus kepala desa non aktif

"Selama belum ada kepastian hukum status Usman dan masih berstatus tahanan berarti dia tidak aktif sebagai kades." tegas Haris

Ditempat terpisah Kepala Bidang Pemdes, Dzulfadli mebenarkan  jika masyarakat pendukung Usman dan Rahman saat ini berselisih persoalan legalitas penjabat kepala desa Sabaru. Namun kata dia persoalan itu akan selesai dengan sendirinya. Sebab pekan ini Usman akan memenuhi panggilan Kejari Pangkep.

"Usman bilang dia akan kembali urus kasusnya di Kejari Pangkep. Jadi semoga persoalan kubu-kubuan ini segera selesai. Yang jelas pemerintahan masih dipegang sama plt," jelasnya.

(ADM-KP)




Posting Komentar untuk "Meski Sudah di Non Aktifkan Usman "Ngotot" Masih Ingin Menjabat Kepala Desa Sabaru"