Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Calon Jamaah Haji Pangkep Batal Berangkat, Begini Alur Perjalanan Haji Tahun 2019

KORANPANGKEP.CO.ID - Sebanyak 10 orang Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sudah dipastikan batal diberangkatkan pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2019 ini. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag kabupaten Pangkep, Zulkifli, Ia menjelaskan bahwa mereka yang batal diberangkatkan itu disebabkan empat di antaranya meninggal dunia. empat CJH meninggal dunia sebelum ditetapkan waktu pelunasan haji.

“Terdapat 10 orang yang batal berangkat tahun ini. Penyebabnya meninggal dunia, sakit dan mengundurkan diri, mereka yang sakit kesehatannya memang tak memungkinkan untuk berangkat tahun ini ” ucapnya.

Dia juga menyebut, untuk tahun ini Kabupaten Pangkep memperoleh kuota sebesar 304 orang. Tahap pelunasan pertama sebanyak 291 orang yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Biaya yang ditetapkan rata rata untuk setiap jamaah haji reguler sebesar Rp 35.235.603.

Sementara itu Kementerian Agama (Kemenag) RI memastikan kloter pertama calon jamaah haji 2019 akan diberangkatkan pada 7 Juli 2019 ke Arab Saudi. Dengan demikian, menurut jadwal diperkirakan calon jamaah haji sudah memasuki asrama haji pada 6 Juli 2019. 

Menag juga meminta calon jamaah haji untuk mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian perjalanan haji, mulai dari persiapan kesehatan hingga manasik haji.

"Yang tidak kalah pentingnya adalah senantiasa menjaga kesehatan kita sejak sekarang," katanya.

Rencananya jemaah calon haji akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama rencananya akan diberangkatkan dari Indonesia ke Madinah pada 7 Juli 2019. Selanjutnya, akan diantar ke Mekkah pada 16 Juli 2019. Sementara, untuk gelombang II rencananya akan diberangkatkan dari Indonesia ke Madinah pada 20 Juli 2019. Kemudian, jemaah akan diantar ke Mekkah pada 28 Juli 2019.

Pada saat hari Tarwiyah, jemaah haji nantinya melakukan persiapan jelang berangkat ke Arafah pada 9 Agustus 2019. Kemudian, dilanjut dengan perjalanan wukuf di Arafah pada 10 Agustus 2019, melaksanakan ibadah shalat Idul Adha di Masjidil Haram pada 11 Agustus 2019. Selanjutnya, pada 12-14 Agustus 2019, jemaah haji melakukan serangkaian kegiatan di Mina, seperti Nafar awal, dan Nafar Tsani.

Selama tasyrik, jemaah berada di MIna untuk lempar jumrah (ula,wustha, aqabah). Kalau yang mengambil nafar awal, mereka bisa menyelesaikan prosesi tahallul dan thawaf ifadah.

Setelah melaksanakan serangkaian acara, jemaah haji akan dipulangkan ke Tanah Air. Untuk gelombang I rencana pengantaran jemaah ke Madinah pada 20 Agustus 2019 yang nantinya dipulangkan pada 29 Agustus 2019. Untuk gelombang II, rencana pengantaran jemaah ke Madinah pada 6 September 2019, yang nantinya dipulangkan ke tanah air pada 15 September 2019.

Sementara itu, untuk informasi lebih lanjut mengenai rencana perjalanan haji ini bisa disimak di laman www.haji. kemenag.go.id atau di akun Twitter @informasi_haji.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "10 Calon Jamaah Haji Pangkep Batal Berangkat, Begini Alur Perjalanan Haji Tahun 2019"