IKLAN

Terhambat Transportasi Kapal, Rastra Pulau Terluar Pangkep Belum Tersalur Kewarga

KORANPANGKEP.CO.ID - Penyaluran beras sejahtera (Rastra) untuk wilayah kepulauan terluar di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali terhambat. Padahal rastra yang bakal disalurkan ini merupakan rastra periode Januari-Februari yang mana aturannya beras rastra ini harus disalurkan tiap bulannya. dikhawatirkan beras tersebut mengalami penurunan kualitas.

Sebagaimana diketahui Beras Sejahtera (rastra) merupakan  salah satu program pemerintah Indonesia yang diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dengan tujuan untuk meningkatkan konsumsi dan sekaligus mengurangi beban rumah tangga sasaran melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan beras.

Kepala Desa Sailus, Nasir mengakui bahwa, sejak penyaluran perdana seluruh daerah, pada awal februari lalu, untuk pulau masih tersimpan di Gudang Bulog Pangkep hingga saat ini. hal ini dikarenakan sarana transportasi untuk mengangkut rastra tersebut belum siap

"Belum bisa kita angkut ke pulau, karena tidak ada kapal. Kapal terbatas untuk angkut rastra, jadi masih di bulog. Kami masih cari kapal sampai sekarang," jelasnya.

Lanjut disampaikan, untuk tujuan Kecamatan Liukang Tangaya kapal yang dapat dipakai untuk mengangkut rastra ribuan ton itu dengan kapasitas hingga tujuh ribu ton, atau kapal dengan ukuran diatas 30 GT.

"Sehingga rastra untuk 1.900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Kecamatan Liukang Tangaya masih berada di Gudang Bulog."Pungkasnya

Dari data Dinas Sosial Kabupaten pangkep tercatat Jumlah penerima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) beras sejahtera (Rastra) tahun 2019 sebanyak 24.192 penerima. Pendistribusian tersebut dimulai hari senin 18 Februari 2019 lalu sebanyak 500 ton beras ke 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pangkep. 

Berikut rekap data Penerima Manfaat (KPM) beras sejahtera (Rastra) tahun 2019 sebanyak 24.192 penerima.di 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pangkep.
  1. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Pangkajene. Anrong Appaka 351, Bontoperak 194, Jagong 84, Mappasaile 255, Pabundukang 177, Ladoang-doangan 109, Sibatua 252, Tekolabua 213, Tumampua 100 dan total 1.735 KPM.
  2. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Minasatene. Biraeng 301, Bontolangkasa 379, Bontoa 233, Bontokio 180, Kabba 196, Kalabirang 195, Minasatene 149, Panaikang 163 dan total 1.796 KPM. 
  3. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Balocci. Balleanging 388, Balocci Baru 281, Kassi 136, Tompobulu 262, Tonasa 159 dan total 1.226 KPM. 
  4. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Bungoro yani Kelurahan/desa Biringere 142, Boriappaka 260, Bowongcindea 316, Bulucindea 363, Mangilu 274, Samalewa 211, Sapanang 228, Tabo-tabo 364 dan totak keseluruhan 2.158 KPM. 
  5. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Tondong Tallasa. Bantimurung 173, Bontobirao 272
    Bulutellue 377, Lanne 194, Malaka 73, Tondongkura 235. Total 1.324 KPM.
  6. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Labakkang terdiri dari
    Borimasunggu 391, Manggalekana 378, Barabatu 426, Batara 436, Bontomanai 315, Gentung 150, Kanaungan 291, Kassiloe 247, Labakkang 231, Manakku 242, Patalassang 180, Pundata Baji 322, Taraweang 407, Total keseluruhan jumlah penerima 4.016 KPM.
  7. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Marang yakni Alesipitto 242, Attangsalo 467
    Bonto-bonto 113, Marang 346, Padanglampe 222, Pitusunggu 206, Pitue 234, Punranga 241, Talaka 258 dan Tamangapa 344. Total keseluruhan jumlah penerima 2.673 KPM.
     
  8. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Segeri yakni Kelurahan/desa Segeri 165, Baring 257, Bawasalo 204, Bone 132, Bontomatene 330 dan Parenreng 347. Total keseluruhan jumlah penerima 1.435 KPM.
  9. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Mandalle yakni Mandalle 137, Benteng 313, Manggalung 95, Boddie 237, Tamarupa 223, Compotompong 161. Total keseluruhan jumlah penerima 1.166 KPM.
  10. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Liukang Tangayya yakni Balo-baloang 278, Kapoposang Bali 79, Poleonro 115, Sabalana 324, Sabaru 94, Sailus 344, sapuka 371, Tampaang 176, Satanger 119 dan total keseluruhan 1.900 penerima KPM.
  11. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Tupabiring Utara yakni Mattiro Baji 122, Mattiro Bombang 195, Mattiro Bulu 236, Mattiro Kanja 202, Mattiro Labangeng 100, Mattiro Uleng 238, Mattiro Walie 185 dan total 1.278 KPM.
  12. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Liukang Tupabbiring. Mattiro Ujung 141, Mattiro Adae 148, Mattiro Bintang 208, Mattiro Bone 116, ?attiro Deceng 357, Mattiro Dolangeng 190, Mattiro Langi 394, Mattiro Matae 141, Mattiro Sompe 440 dan total 2.135 KPM.
  13. Jumlah penerima KPM di Kecamatan Liukang Kalmas. Pulau Dewakang 161, Doang-doangang 79, Kalu-kalukuang 138, Kanyurang 277, Marasende 188, Pammantauang 377, Sabaru 135 dan total 1.350 KPM.
Jumlah total keseluruhan penerima KPM di 13 kecamatan  sebanyak 24.192, masing masing menerima 10 kg perorang.

(ADM-KP)

 
 
BAGIKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Terhambat Transportasi Kapal, Rastra Pulau Terluar Pangkep Belum Tersalur Kewarga"

Posting Komentar