Senilai Rp.400 Milyar Proyek Di Pangkep Belum Dilelang, Kinerja OPD Dinilai Lamban

KORANPANGKEP.CO.ID - Sejumlah proyek awal tahun yang seharusnya diumumkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel belum bisa dilelang tenderkan, hal ini dikarenakan lambannya kinerja beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Pangkep belum menyetor dokumen perencanaan kegiatan ke Bagian ULP Pangkep untuk dilelang tenderkan.

Hal ini diungkapkan Kepala ULP Kabupaten Pangkep, Burhanuddin mengungkapkan sebanyak 2.700 paket proyek akan dikerjakan, baik melalui lelang tender, penunjukan langsung, swakelola, maupun pengadaan langsung yang tersebar diseluruh OPD di lingkup pemkab Pangkep.

“Baru sebagian kecil OPD yang masuk, Kita harap OPD lain segera masukkan dokumen yang dibutuhkan, agar prosesnya bisa lebih cepat, karena jika lambat perencanaan, dan proses lelang tendernya otomatis lambat juga pelaksanaan pengerjaan proyeknya.” Ungkapnya. Jumat (29/3/2019)

Nilai ke 2.700 kegiatan proyek tersebut mencapai Rp.400 Milyar, OPD terbanyak kegiatannya adalah dinas Pekerjaan Umum (PU), dinas Penataan Ruang (PR), dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Pangkep.

Sekedar diketahui Pemkab Pangkep dan DPRD Pangkep menyetujui APBD tahun anggaran 2019 senilai Rp1,4 Trilyun lebih terdiri dari pendapatan asli daerah(PAD) sebesar PAD Rp185 milyar, dana perimbangan Rp1 Trilyun dan lain-lain pendapatan Rp 202 milyar, dengan rincian belanja tidak langsung (BTL) Rp.804 milyar dan belanja langsung (BL) sebesar Rp622 milyar. Persentase antara belanja tidak langsung dan belanja langsung sekira 55 banding 45 persen

(ADM-KP)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Senilai Rp.400 Milyar Proyek Di Pangkep Belum Dilelang, Kinerja OPD Dinilai Lamban"

Post a Comment