Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RSUD Pangkep Akhirnya Berhasil Kantongi Sertifikat Akreditasi KARS Paripurna (Tertinggi).

KORANPANGKEP.CO.ID - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, akhirnya berhasil mengantongi sertifikat akreditasi Paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (Kars)  setelah kurang lebih 7 tahun tidak terakeditasi sebagai salah satu syarat layak tidaknya rumah sakit tersebut beroperasi untuk melayani kesehatan masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya (UU No. 44/2009).

Sertifikat Akreditasi Kars Paripurna RSUD Pangkep ini diterima langsung Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana didampingi Sekretaris Daerah Hj Jumliati, Direktur RSUD dr Annas Ahmad, Dewan Pengawas, dan Ketua Tim Akreditasi di Kantor KARS Epicentrum Walk lantai 7 Jalan Rasuna Said Jakarta, dan diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Akreditasi dr Sutoto, M.Kes. Senin (25/3/2018).

Usai menyerahkan piagam tersebut, Ketua Komisi Akreditasi dr Sutoto, M.Kes menyampaikan predikat akreditasi paripurna yang diterima RSUD Pangkep merupakan predikat akreditasi tertinggi di Indonesia. tentu saja hal ini merupakan kerja keras dari Pemerintah Kabupaten Pangkep khususnya seluruh jajaran RSUD Pangkep atas perjuangannya mencapai predikat akreditasi paripurna 

“Selamat atas keberhasilan ini dan semoga dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan,” ujar dr Sutoto.

Sementara itu, direktur RSUD Pangkep dr. Annas Ahmad mengatakan bahwa capaian ini bukan tujuan akhir, justru ini baru langkah awal dari perjuangan RSUD Pangkep dalam ikhtiar menuju peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan RSUD Pangkep yang lebih baik.

Dokter ahli bedah ini juga mengpresiasi kinerja seluruh staf Rumah Sakit yang telah bekerja keras, bekerja cepat, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas dalam membangun sistem yang terstandart hingga mencapai predikat akreditasi yang paripurna.

“Secara khusus, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Pangkep, Wakil Bupati Pangkep beserta seluruh jajarannya atas wujud perhatian ekstra dalam mendorong perubahan dan perbaikan layanan RSUD yang juga telah mendapatkan predikat baik sebagai unit pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara,” tandas dr Annas.

Namun demikian Annas juga mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi di RSUD Pangkep yang dipimpinnya saat ini, utamanya dalam budaya pelayanan, baik pemberi layanan maupun pada penerima layanan. pihaknya pun akan terus berbenah demi hasil lebih baik.

“Tentu masih banyak hal yang perlu dibenahi utamanya dalam budaya pelayanan baik pemberi layanan maupun pada penerima layanan,” terangnya.

Tentunya menurut Annas, hal ini dapat terwujud dengan adanya dukungan semua pihak. Terutama dari Pemerintah Daerah, staf Rumah Sakit hingga seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pangkep untuk sama-sama memberikan kontribusi, gagasan dan masukan untuk pelayanan yang lebih baik di RSUD Pangkep.

Sekedar diketahui Permenkes No. 12/2012 menjelaskan bahwa akreditasi adalah pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri. Standar pelayanan rumah sakit adalah standar pelayanan yang berlaku di rumsah sakit antara lain standar prosedur operasional, standar pelayanan medis, dan standar asuhan keperawatan.

Dalam UU No. 44/2009 tentang rumah sakit disebutkan bahwa dalam meningkatkan peningkatan mutu pelayanan rumsah sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala minal 3 tahun sekali. Akreditasi rumah sakit dilakukan oleh suatu lembaga independen baik dari dalam maupun luar negeri berdasarkan standar akreditasi yang berlaku.

Berdasarkan SK Menkes No. 428/MENKES/SK/XII/2012 yakni Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang merupakan lembaga pelaksana akreditasi yang berasal dari dalam negeri dan Joint Commission International (JCI) yang merupakan lembaga pelaksana akreditas yang berasal dari luar negeri.

(ADM-KP)




Posting Komentar untuk "RSUD Pangkep Akhirnya Berhasil Kantongi Sertifikat Akreditasi KARS Paripurna (Tertinggi)."