IKLAN

Kumpulkan Ribuan Guru, Bupati Pangkep Bahas Nasib Honorer K2, Netralitas dan Narkoba

KORANPANGKEP.CO.ID - Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H.Syamsuddin A Hamid dan Wakilnya H.Syahban Sammana serta Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pangkep mendadak memanggil ribuan guru honorer dilingkup pemerintahan kabupaten Pangkep, di tingkat PAUD, SD, hingga SMP di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep jalan Sultan Hasanuddin Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Kamis (21/3/2019)

Ribuan guru honorer pada kegiatan kali ini bertema tatap muka Bupati dan tenaga pendidik se-kabupaten Pangkep. Di hadapan seribuan guru, Syamsuddin Hamid membahas beberapa hal diantaranya membicarakan nasib honorer K2 yang terkatung-katung hingga saat ini, dan netralitas tenaga pendidik dalam pemilu 2019 serta pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan sekolah.

Dihadapan para honorer K2 Syamsuddin mengaku prihatin dengan nasib Honorer K2 yang belum jelas hingga saat ini, Dia pun mengaku jika dulu ia tak menandatangani Surat Tanggung Jawaban Mutlak (STPJM) karena masih berkas yang dimasukkan para honorer K2 tersebut tidak lengkap sehingga Syamsuddin tak berani untuk menandatangani STPJM tersebut. ia pun menawarkan para honorer K2 untuk mendaftar PPPK dimasa yang akan datang

"Dulu saya tidak tandatangani STPJM honorer K2 karena masih ada berkas yang belum lengkap dimiliki honorer K2, kalau mau silahkan daftar PPPK nanti, asalkan jangan seperti kemarin berkasnya tidak lengkap"Tukas Bupati Pangkep 2 periode tersebut.

Sebelumnya pada penerimaan SK CPNS senin 19 Maret 2019 lalu wakil bupati Pangkep Syahban Sammana mengunkapkan bahwa Pemkab Pangkep akan membuka pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pangkep juga mengajak para guru membantu mensukseskan pemilu 2019, dan berharap guru tetap menjadi tenaga pendidik yang profesional dan tidak terlibat politik praktis.

"Jadilah guru yang profesional tidak melakukan tindakan yang di luar profesi sebagai guru, pilihlah sesuai hati nurani" ujarnya.

Selain itu Bupati Pangkep mengaku prihatin dengan penggunaan narkoba sudah menjalar hingga ke tingkat pelajar di sekolah. Dia mengatakan, berdasarkan hasil pantauannya di rumah tahanan (rutan) Mattampa Bungoro, banyak penghuninya karena kasus narkoba.

"Sengaja kami undang untuk bersama kita memberantas narkoba di kalangan pelajar," tegasnya.

Ia menambahkan, sekolah sebagai tempat menimba ilmu dan pembentukan karakter siswa harus bersih dari pengaruh narkoba. Ia berharap kedepannya para guru lebuh kreatif dalam memberikan kegiatan positif agar siswa tak menyibukkan diri di luar kegiatan sekolah.

Sementara itu, Kadis pendidikan Pangkep, Muh Idris Sira yang memimpin kegiatan ini mengatakan jika kegiatan ini hanya untuk mempertemukan Bupati dengan para guru baik honorer maupun PNS.

Pertemuan yang di jadwalkan sejak pukul 08.00 pagi di hadiri sejumlah tenaga pendidik yang begitu antusias menghadiri kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang selalu di lakukan oleh pihak pemerintah.

"Tak ada agenda politik dalam kegiatan ini dan ini hanya pertemuan antara guru dan kepala daerah tak lebih,  agar guru tidak menjadi alat politik dan penyebar ujaran kebencian," tuturnya.


Rencananya Besok  Jumat 22 Maret 2019 Bupati kembali mengagendakan pertemuan serupa dengan menghadirkan Honorer tenaga kesehatan dilingkup wilayah se Kabupaten Pangkep yang dipimpin oleh kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep.


(ADM-KP)

  

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Kumpulkan Ribuan Guru, Bupati Pangkep Bahas Nasib Honorer K2, Netralitas dan Narkoba"

Posting Komentar