Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berikan Pelayanan Maksimal, RSUD Pangkep Raih Akreditasi Tertinggi Paripurna

KORANPANGKEP.CO.ID - Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) telah mengeluarkan pengumuman resmi tanggal 7 Maret 2019 lalu melalui situs resminya di http://akreditasi.kars.or.id. Pada laman situs resminya, terlihat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel meraih akreditasi paripurna atau bintang lima. Ini adalah level akreditasi tertinggi dalam sistem akreditasi Rumah Sakit di Indonesia.

Dengan akreditasi paripurna ini, maka RSUD Pangkep saat ini sudah menjadi Rumah Sakit yang berstandar nasional. Hal tersebut merupakan peningkatan yang cukup menggembirakan sebab RSUD Pangkep sejak delapan tahun lalu setelah tahun 2011 berstatus Rumah Sakit tak terakreditasi dan terancam ditutup operasinya.

"Alhamdulillah, kita sudah jalani serangkaian kegiatan survei yang dilaksanakan KARS mulai September 2018 hingga Februari 2019, Terakhir terakreditasi 2011, itu akreditasi dasar. Jadi sejak itu sudah tidak terakreditasi. Ini memang menjadi fokus kami yang dipersiapkan selama setahun" kata Direktur RSUD Pangkep, dr Annas Ahmad.

Direktur Utama RSUD Pangkep, dr Annas Ahmad mengatakan, persiapan untuk mendapatkan akredirasi ini dilakukan sejak tahun lalu. Penilaian oleh KARS dilakukan terhadap 15 kelompok kerja dan 1.300 elemen penilaian.

"Semua dinilai dari depan sampai di belakang, atas bawah. Fasilitas, sistem pelayanan dan manajerial secara keseluruhan dinilai," ujar Annas, Kamis (21/3/2019).

dr Annas Ahmad menyebut, peraihan akreditasi paripurna tersebut melibatkan empat surveyor yakni surveyor manajemen, surveyor keperawatan dan surveyor medik.

Annas menambahkan, capaian ini bukan akhir dari kerja keras kami tapi justru menjadi langkah awal dari ikhtiar perjuangan bagi peningkatan kualitas layanan rumah sakit ke arah yang lebih baik.

Ia mengatakan, sesuai undang-undang tenatng RS, maka semua RS di Indoensia diwajibkan untuk terakreditasi. Bukan hanya terancam putus kerjasama dengan BPJS, sanksi untuk RS yang tak terakreditasi adalah penutupan RS.

Penyerahan sertipikat akreditasi rencananya akan diterima Direktur RSUD Pangkep dr. Annas Ahmad Minggu depan dari KARS di Jakarta. Akreditasi RS berlaku hingga tiga tahun kedepan pada tahun 2022 mendatang.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Berikan Pelayanan Maksimal, RSUD Pangkep Raih Akreditasi Tertinggi Paripurna"