Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Warga Pertanyakan Puskesmas Liukang Tupabbiring Utara Mangkrak dan Belum Difungsikan


KORANPANGKEP.CO.ID - Bangunan yang rencananya difungsikan sebagai gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara yang berlokasi pulau karanrang Desa Mattiro Bulu, kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel menuai pertanyaan warga sekitar. Pasalnya, setelah kurang lebih 1 Tahun selesai, bangunan lantai 2 tersebut Mangkrak dan bangunan tersebut pun tak kunjung di fungsikan oleh pemerintah kabupaten Pangkep.

Warga di sekitar lokasi menyayangkan tak kunjung difungsikannya Puskesmas tersebut. Padahal keberadaan puskesmas jelas sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selama ini pelayanan kesehatan masyarakat masih berlangsung di lokasi pustu lama.

“Tidak tahu kapan difungsikan. Katanya sebentar lagi, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan, Saya heran dengan bangunan ini, katanya sih untuk kantor puskesmas baru, tapi sudah 1 Tahun lebih belum juga difungsikan," kata warga sekitar, Yuhar (29 tahun), kamis (28/2/2019).

Menurut Yuhar saat ini dikecamatan liukang tupabbiring Utara saat ini memiliki dua unit Puskesmas satu berada di pulau Sabutung yang jaraknya sekitar 10 mil dari pulau karanrang atau sekitar 1 jam perjalanan menggunakan perahu jolloro dan satu di pulau Karanrang yang hingga saat ini belum difungsikan. sehingga ke 3521 jiwa warga pulau karanrang ketika sakit sangat sulit untuk berobat apalagi melalui jalur laut untuk sampai ke pulau Sabutung atau ke RSUD Pangkep.

"Di Tupabbiring Utara ada Puskesmas tepatnya di pulau Sabutung, tapi jaraknya Jauh mendingan kalau mau berobat, tanggung langsung saja masuk di RSUD Pangkep yang lebih lengkap sarana medisnya. Saya berharap ke Pemerintah kabupaten agar segera memfngsikan Puskesmas Baru tersebut agar 3521 warga dapat berobat tanpa harus menempu perjalanan laut utamanya pada saat musim ombak." Ujar Yuhar yang juga merupakan Bendahara Desa Mattiro Bulu ini.

Hal senada juga disampaikann Sangkala warga setempat, sangat menyayangkan bangunan Puskesmas Mattiro Bulu yang berdiri di pulau itu. Sudah setahun rampung tak kunjung digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat setempat.

"Ada bangunannya tetapi belum difungsikan, padahal kalau kita lihat itu sudah selesai. Sehingga kami warga susah untuk berobat," ucapnya.

Akibat, belum berfungsinya puskesmas tersebut, warga yang sakit terpaksa lebih memilih diopname di rumahnya masing-masing, karena belum tersedianya fasilitas rawat inap di puskesmas tersebut.

"Jadinya petugas kesehatan yang datang ke rumah, cucu saya DBD dirawat di rumah sudah empat hari. Nanti gawat baru dirujuk ke kota. Belum lagi saya harus bayar biaya cairan selama empat hari itu sebanyak Rp450ribu," katanya.

(ADM-KP)


Post a Comment for "Warga Pertanyakan Puskesmas Liukang Tupabbiring Utara Mangkrak dan Belum Difungsikan"