Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Serunya Wisata River Tubing Desa Lanne, Arung Jeram Menyusuri Sungai Dengan Ban

KORANPANGKEP.CO.ID - Obyek wisata air di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel terus bertambah. Kali ini ada di Kecamatan Tondong Tallasa, tepatnya di Desa Lanne. Namanya river tubing, arung jeram menyusuri sungai dengan ban.

Karena masih baru, Obyek wisata River tubing ini belum begitu dikenal, dan baru saja dibuka untuk umum pada awal Januari 2019. Untuk sampai kelokasi tujuan kamu harus mengendarai mobil atau sepeda motor dengan menempuh jarak kurang lebih 30 Km dari pusat kota Pangkep atau berjarak 70 Kilo Meter jika bertolak dari Makassar.untuk menjajal tubing desa Lanne Pangkep.

Salahseorang Penggagas sekaligus pengawas River Tubing, Irfan Ali Yafie menjelaskan, wahana wisata arus deras ini hampir sama dengan arung jeram. Namun yang membedakan yaitu, jika arung jeram menggunakan perahu, river tubing menggunakan ban dalam bekas yang digunakan sebagai media untuk mengarungi arus sungai.

Sementara, perlengkapan keselamatan yang digunakan arung jeram dengan river tubing sama. Untuk sekali mengarungi jalur ini, dari tempat star sampai finis, dibutuhkan waktu 45 menit.

Selama perjalanan, peserta menikmati pemandangan alam pegunungan yang hijau dan masih alami. Maklum, Desa Lanne merupakan kecamatan dataran tinggi di Pangkep yang masih banyak memiliki daerah yang masih alami.

Yang menarik dari jalur river tubing Desa Lanne ini yaitu karena arus sungai mengalir sepanjang tahun. Meski kemarau, aliran sungai ini tetap mengalir, walau arusnya tak sederas dimusim hujan. Pengelolaan destinasi baru ini, kata Ifank, dilakukan dengan sistem wisata berbasis masyarakat. Ia melibatkan pemuda, pelajar dan pemerintah desa dalam pengelolaan tubing river Desa Lanne.

Dalam Wisata River Tubing ini Wisatawan menyusuri sungai yang dipenuhi bebatuan dengan arus sungai deras. Seru dan merangsang adrenalin. Karena ban beberapa kali membentur batu dengan kecepatan tinggi. Belum lagi adanya curam sungai di sejumlah titik.

Namun demikian Ia juga menjamin keamanan jalur river tubing bagi pengunjung. Menurutnya, sejak tahun lalu sebelum destinasi ini reami dibuka untuk umum, dirinya bersama warga melakukan survey. Sejumlah titik jeram uang dinilai bisa membahayakan, dibersihkan. Ifank sensiri mengaku sudah tak bisa menghitung berapa kali dia mengarungi jalur jeram river tubing ini

"Saya jamin aman. Aman sekali. Batu-batu yang runcing sudah tidak ada dan hampir semua batu disini memang karakternya tidak tajam, mungkin karena hantaman air. Kami sudah perhitungkan itu sejak awal," ujarnya.

Selain sudah aman dari batu yang tajam, Ifank menambahkan, kedalaman air dijalur river tubing ini juga aman sebab hanya setinggi lutut dan perut orang dewasa. Untuk sampai kelokasi ini dibutuhkan waktu tempuh sekira sejam 15 menit dengan menggunakan mobil. Setelah sampai di perkampungan, akses ke arena ini sudah bagus. Pemerintah Desa Lanne sudah membangun jalan yang busa dilalui sepeda motor.

Sejak dibuka tahun lalu, sudah banyak wisatawan baik warga Pangkep maupun dari luar Pangkep yang datang ke tempat ini. Pengelola dan warga mempromosikan tenpat ini melalui media sosial dan dari mulut ke mulut. Umumbya wisatawan datang secara berkelompok.

"Untuk sekali main biasanya enam orang. Tapi saat ini kami sudah punya fasilitas untuk 12 orang sekali main," ucap Ifank.

Salah seorang pengunjung, Hasbi mengatakan, destinasi river tubing Desa Lanne ini sangat indah dan memacu adrenalin. Selain itu, dibanding arena wisata yang sama ditempat lain, river tubing Desa Lanne termasuk murah.

"Sekali main 100 ribu, itu dengan makanan. Kalau ditempat lain harganya diatas itu. Dengan harga segitu kita juga sudah menikmati pemandangan pegunungan yang keren sekali," kata Hasbi.

Untuk kamu yang baru pertama kali menjajaki wisata ekstrim ini, kamu tak perlu khwatir akan kendala yang kamu hadapi saat mengarungi lokasi River Tubing, karena pihak pengelola akan memberi kamu briefing sampai kamu mahir.

“Kami tidak melepas begitu saja para perserta kelokasi namun sebelumnya kami adakan briefing terbelih dahulu, jelas Ifhank.

Irfan menambahkan River tubing bukan kegiatan yang bebas dilakukan tanpa pengawasan pemandu dan pendamping profesional. Kegiatan River tubing dilengkapi peralatan pengamanan yang sesuai standar, seperti helm, Baju Pelampung, Pelindung Lutut dan siku tangan. Pungkasnya.

Kedepannya, kata Ifank, pihaknya merencanakan untuk menyediakan paket wisata khusus untuk Desa Lanne. Pengunjung yang datang bisa menikmati pemandangan air terjun tiga susun, sumber air panas, pemandangan bentangan sawah yang khas pegunungan, gua-gua dan kearifan lokal lain.

"Banyak rencana untuk kemajuan wisata Desa Lanne. Mulai alam sampai kearifan lokal dan kulinernya, khas sekali. Inibyang Ini yang kedepannya akan dijual kewisatawan," pungkasnya.


(ADM-KP)


Post a Comment for "Serunya Wisata River Tubing Desa Lanne, Arung Jeram Menyusuri Sungai Dengan Ban "