IKLAN

PermenPAN-RB Nomor 2 Tahun 2019 Terbit, Calon PPPK Sudah Boleh Mendaftar

KORANPANGKEP.CO.ID - Pendaftaran PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahap satu sudah dimulai sejak tadi malam (12/2/2018). Hal ini sesuai dengan PermenPAN-RB Nomor 2 Tahun 2019, pendaftaran peserta seleksi calon PPPK 2019 dilakukan secara daring.

Dalam PemenPAN-RB tersebut, intansi pemerintah dan BKN diwajibkan memastikan bahwa identitas pendaftar sama dengan identitas yang terdapat dalam database BKN.

"Pendaftaran dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara melalui portal (https://sscasn.bkn.go.id), atau portal lainnya yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara," demikian tertulis di Pasal 13 PermenPAN-RB No 2 Tahun 2019 tentang Pengadaan PPPK, yang ditetapkan di Jakarta, 11 Februari dan diundangkan Kemenkumham pada 12 Februari.

Karo Humas BKN Mohammad Ridwan yang dihubungi awak media secara terpisah mengungkapkan, pendaftaran PPPK sudah dibuka sejak 12 Februari malam. Pendaftaran berlangsung enam hari.

"Pendaftaran hanya sampai 17 Februari. Kami berharap, seluruh peserta bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Apalagi sudah mempelajari sistemnya sejak 10 Februari," tandas Ridwan.

Dalam PermenPAN-RB yang diteken Menteri Syafruddin pada 11 Februari itu merinci daftar formasi yang akan dibuka pada pengadaan PPPK tahap pertama. Ruang lingkup pengadaan PPPK dalam peraturan menteri ini meliputi:
  1. Tenaga Honorer Eks K2
  2. Dosen dan tenaga kependidikan pada PTN Baru;
  3. Penyuluh pertanian berdasarkan surat keputusan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian/direktur jenderal/kepala dinas Pertanian provinsi dan/atau nota kesepahaman/MoU antara kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian dengan pemerintah daerah.
Selanjutnya, honorer K2 yang dimaksud adalah:
  1. Guru yang masih aktif mengajar;
  2. Dosen yang masih aktif bertugas di Instansi pemerintah;
    Tenaga kesehatan yang masih aktif bertugas di unit pelayanan kesehatan Instansi Pemerintah; dan
  3. Penyuluh pertanian yang masih aktif bertugas.
Sedangkan tenaga kesehatan yang dimaksud meliputi:
  1. Dokter umum/spesialis;
  2. Dokter gigi/spesialis;
  3. Bidan;
  4. Perawat;
  5. Perawat gigi;
  6. Apoteker;
  7. Asisten apoteker;
  8. Pranata laboratorium kesehatan;
  9. Teknik elektromedis;
  10. Perekam medis;
  11. Fisioterapis;
  12. Radiografer;
  13. Sanitarian; 
  14. Nutrisionis;
  15. Epidemiolog kesehatan;
  16. Entomolog kesehatan;
  17. Refraksionis optisien;
  18. Administrator kesehatan;
  19. Penyuluh kesehatan masyarakat;
  20. Analis kesehatan; dan
  21. Penguji kesehatan dan keselamatan kerja (tenaga kesehatan lingkungan kerja).
Adapun syarat yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut:
  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Berusia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  3. Berpendidikan paling rendah S-1 (Strata-Satu) atau D-4 (Diploma empat) untuk jabatan fungsional guru;
  4. Berpendidikan paling rendah S-2 (Strata-dua) untuk jabatan fungsional dosen;
  5. Berpendidikan paling rendah D-3 (Diploma-Tiga) untuk jabatan tenaga kesehatan;
  6. Berpendidikan paling rendah SMK jurusan pertanian atau sederajat untuk jabatan tenaga penyuluh pertanian;
  7. Berpendidikan paling rendah sesuai dengan kualifikasi pendidikan jabatan fungsional yang akan diduduki untuk tenaga kependidikan pada PTN Baru; dan
  8. Memenuhi persyaratan masing-masing jabatan fungsional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Selain persyaratan tersebut, calon pelamar PPPK harus memenuhi persyaratan umum sesuai dengan Peraturan Pemerintah mengenai Manajemen PPPK.

"Calon pelamar hanya dapat mendaftar pada satu Instansi pemerintah dan untuk satu jabatan," demikian tercantum di PermenPAN-RB No 2 Tahun 2019.

(ADM-KP)


AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "PermenPAN-RB Nomor 2 Tahun 2019 Terbit, Calon PPPK Sudah Boleh Mendaftar"

Post a Comment