Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anggaran PPPK 2019 Di Pangkep Belum Siap, Eks Honorer K2 Harap-Harap Cemas

KORANPANGKEP.CO.ID - Pemerintah kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Rupanya masih ragu-ragu dan belum siap untuk membuka Perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pasalnya Anggaran untuk menggaji PPPK 2019 belum ada karena APBD 2019 terlanjur telah disahkan sebelum aturan perekrutan PPPK terbit.

Padahal BKN pusat sudah mendesak untuk melakukan perekrutan PPPK ditiap daerah di Indonesia. Tentu saja hal ini membuat para eks honorer K2 dan penyuluh pertanian dikabupaten Pangkep berharap harap cemas, apalagi kemarin mereka sempat tidak bisa mendaftar CPNS 2018 karena terkendala umur yang sudah lewat 35 tahun.

"Rata-rata memang di Pemkab/pemkot di indonesia belum siap, termasuk di Pangkep karena anggaran tidak tersedia Sementara APBD sudah disahkan dan ini sudah mendesak sekali bagi kami. Silahkan tanya tim anggaran karena kewenangan ada sama mereka," kata Hj Suriani Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Pangkep.

Kepala Badan Pengelola dan Keuangan Daerah, Hj Jumliati sekaligus Plt Sekda Pangkep menyebutkan, kegiatan yang sudah disusun sedemikian rupa di APBD 2019 tidak mungkin dikorbankan begitu saja. Jumliati mengakui Pangkep saat ini belum siap dengan kebijakan pusat dari segi anggaran.

"Tidak ada anggaran untuk itu, apalagi ini sudah ketuk palu APBD 2019 kan, anggarannya mau diambilkan dimana. Mestinya pusat memikirkan itu apalagi pusat menyuruh kita membuat surat pernyataan bersedia. Itu tidak bisa langsung dianggarkan karena sudah ada masing-masing tempatnya," ungkapnya.

Jumliati juga berharap pemerintah pusat hendaknya memberikan aturan yang jelas perihal penganggaran untuk gaji PPPK tersebut dan memberikan solusi yang tepat agar tak mengorbankan kegiatan yang lain di APBD dan tentunya tidak berefek pada pelanggaran hukum.

"Harus jelas aturannya, kita juga fikirkan ini karena kalau ada edaran dan solusi yang pasti, kami akan lakukan penyesuaian, kami tidak berani menggeser anggaran jika tidak ada petunjuk" ujarnya.

Namun demikian untuk mengantisipasi adanya kebijakan baru dari pusat Jumliati menyebutkan pihak Pemerintah kabupaten Pangkep telah mengirim sebanyak 416 orang eks honorer K2 untuk dikutkan mendaftar PPPK 2018

"Kemarin kita juga sudah kirim data kuota khusus Pangkep sebanyak 416 orang, Kalau sudah jelas aturannya tergantung pimpinan (Bupati Red) dan pihak DPRD Pangkep. Kami akan langsung eksekusi cepat." jelasnya, Selasa (12/2/2019).

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Anggaran PPPK 2019 Di Pangkep Belum Siap, Eks Honorer K2 Harap-Harap Cemas"