Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terkuak Sertifikat Tanah Gratis Berbayar, Lurah Biraeng Mintai Warga Rp.500 Ribu

KORANPANGKEP.CO.ID - Kasus dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum kepala kelurahan biraeng mulai terkuak, dimana beberapa warga yang mengurus sertifikat gratis tersebut mulai angkat bicara dan memperlihatkan bukti setoran semacam kwitansi dalam bentuk surat pernyataan warga yang nilainya sebesar Rp.500 ribu per bidang per sertifikat.

Dalam Surat pernyataan tersebut tertuang bahwa segala biaya yang dikeluarkan dalam pelaksanaan Redistribusi tanah di kelurahan Biraeng adalah benar secara ikhlas dan sukarela demi menunjang pelaksanaan Redistribusi Tanah (Administrasi dan sebagainya)

Bahkan dalam surat pernyataan tersebut warga di suruh bertanda tangan diatas materai dan diancam akan dituntut dimuka hukum jika warga yang telah memberikan sejumlah uang Rp.500 Ribu tersebut diingkarinya sesuai surat pernyataan yang dibuat tersebut.

Warga kelurahan Biraeng berinisial RM mengaku telah membayar biaya pengukuran tanah sebesar Rp.500 Ribu ke kantor kelurahan Biraeng dan diminta menandatangani surat pernyataan tidak keberatan atas pembayaran tersebut.

"Saya juga sudah bayar untuk pengurusan sertifikat tanah sawah saya di kantor lurah untuk pengurusan pengukuran sawah, ya saya bayar saja karena berfikir ini murah sekali, di belakangpi saya tahu ternyata anu gratisji pale" terangnya di awak media

Ditempat terpisah Kepala Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kabupaten Pangkep, Arman menjelaskan program distribusi sertifikat di kecamatan Minasatene sebanyak 600 bidang lahan yang dibagikan secara gratis kepada warga pemilik lahan, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

"Anggaran Sertifikat ini berasal dari DIPA, sehingga masyarakat hanya diberi secara cuma-cuma)

Sementara itu Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep mulai menyelidiki kasus dugaan adanya pembayaran sertifikat terhadap program redistribusi sertifikat gratis di Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Rabu (16/1/2018).

Kasi Pidsus Kejari Pangkep, Andi Novianti, mengaku saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warga yang diduga melakukan pembayaran di Kantor Kelurahan Biraeng.

"Hari ini, sudah ada beberapa warga yang kita periksa terkait pembayaran pada program sertifikat tanah yang masuk dalam program redistribusi," katanya.

Dimana disampaikan bahwa, terdapat beberapa warga yang mengaku, telah membayar senilai Rp500 ribu untuk pengurusan sertifikat redistribusi tanah

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Terkuak Sertifikat Tanah Gratis Berbayar, Lurah Biraeng Mintai Warga Rp.500 Ribu "