Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TAHUN BARU 2019 MAJELIS ULAMA INDONESIA PANGKEP PUNYA KETUA BARU


Momen tahun baru 2019 rupanya juga dijadikan sebagai momen berbenah di Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) selsel, dimana ditahun baru ini MUI Pangkep punya ketua baru usai menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII untuk mengganti kepengurusan 2013-2018 di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Kecamatan Pangkajene, Pangkep, Selasa (1/1/2019).

Pada Musda VII MUI tersebut H Abu Bakar Safa, ketua MUI kecamatan Segeri terpilih menjadi ketua Umum MUI kabupaten Pangkep periode 2019-2023. dengan peroleh suara sistem pemungutan langsung yakni 32 suara mengalahkan rivalnya dari MUI Liukang Tupabbiring yang hanya 22 suara.

H Abu Bakar Safa, ketua MUI Pangkep yang baru ini mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan kepada Allah SWT. namun demikian ia mengakui tantangan kedepannya sebagai Ketua MUI yang baru tentunya akan lebih berat apalagi banyaknya masuk faham faham negatif di era tehnologi modern seperti sekarang ini

"Tentu sebagai ketua MUI baru,  tugas semakin berat karena kita harus melawan paham-paham yang masuk ditengah arus globalisasi sekarang ini," ujarnya ditemui di Rujab Bupati Pangkep, Kecamatan Pangkajene, Selasa (1/1/2019).

Sebagai ketua baru MUI Pangkep Abu Bakar Safa menyebutkan dirinya saat ini fokus dalam penyusunan struktur kepengurusan sebelum dikukuhkan dan lantik dimasa kepengurusannya periode 2018-2023.

"Saat ini kita rapat kerja dulu karena baru pengukuhan dan secepatnya akan dilengkapi pengurus baru," ungkapnya.

Sementara itu Ketua MUI periode 2013-2018, KH Waqi Murtala meminta kepada pengurus baru agar melaksanakan tugas dengan penuh amanah ia berharap agar MUI Pangkep rajin-rajin memberikan pembinaan kepada umat muslim di Pangkep. serta mengharapkan apa yang telah dirintisnya dilanjutkan

"Saya berharap kedepan semakin baik dan dalam setiap pengambilan keputusan untuk hal kepentingan umat harus melalui musyawarah, gunanya tentu menghindari pengaruh-pengaruh negatif yang banyak masuk dari luar" ujarnya.

Kepala Kantor Kementrian Agama, Jamaruddin menjelaskan MUI mempunyai banyak fungsi yang strategis. Diantaranya berfungsi sebagai perwakilan umat Islam hingga pemberi fatwa problematika umat, MUI juga dapat memberikan masukan kepada pers dan pemerintah.

"Fungsinya itu mereka perwakilan umat islam di Pangkep, pemberi fatwa problematika umat, MUI juga dapat memberikan masukan kepada pers dan pemerintah," jelasnya.

Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid saat membuka Musda yang digelar, Sabtu (29/12/2018) kemarin mengakui peran serta MUI selama ini sangat baik. Ia juga menjelaskan jika MUI perlu terus memberikan pembinaan kepada umat apalagi sekarang ini banyak pengaruh dari luar.

"Sebagai pemerintah, saya berharap peran MUI untuk melakukan pembinaan moral kepada masyarakat khususnya generasi muda," ucap Syamsuddin.

Sekedaar diketahui Ketua yang baru MUI PAngkep berasal dari MUI Kecamatan Segeri Pangkep dan merupakan kader Nahdatul Ulama (NU) pada tahun 1970.

H Abu Bakar Safa, lahir di Segeri, 3 Mei 1953 dan tinggal di Jl Matoa Bintang No 40 Segeri Pangkep. Jenjang pendidikan Abu Bakar Safa dimulai dari SD, SMP di Kecamatan Segeri dan terakhir  Pendidikan Guru Agama di Kecamatan Labakkang.

Dia juga aktif berorganisasi dan pernah menjadi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pangkep, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia Cabang Pangkep, Ketua MUI Segeri, pengurus NU mulai tahun 1970, Ketua PPP tahun 1998 dan pengurus DDI sejak tahun 1987.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "TAHUN BARU 2019 MAJELIS ULAMA INDONESIA PANGKEP PUNYA KETUA BARU"