Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Polres Pangkep Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berdarah Kampung Jennae

Penyidik Satreskrim Polres Pangkep menggelar rekonstruksi kasus peristiwa pembunuhan berdarah yang terjadi di Kampung Jennae, Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Selasa (11/12/2018) lalu, terhadap Jamaluddin (62 tahun) yang dilakukan oleh Junaedi (44 tahun) di halaman Mapolres Pangkep, Senin (7/1/2019) kemarin.

Pantauan awak media rekonstruksi yang dilakukan di Mapolres Pangkep kecamatan Pangkajene tersebut dijaga ketat oleh  personel Polres Pangkep. Dalam rekonstruksi yang dihadiri penyidik dari Kejari Pangkep, pengacara pelaku, dan Pengadilan Negeri Pangkep, Nampak tidak ada dari pihak keluarga yang menyaksikan.

Polres Pangkep memilih lokasi rekonstruksi bukan di tempat kejadian perkara (TKP) dengan alasan menghindari konflik. Junaedi memperagakan 20 adegan saat menghabisi Jamaluddin di pematang sawah.


Kasatreskrim Polres Pangkep AKP, Nico Ericson menjelaskan, rekonstruksi pembunuhan merupakan bagian dari penyidikan polisi sesuai pengakuan pelaku dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Rekonstruksi ini untuk melengkapi berkas yang segera akan kami limpahkan ke kejaksaan," kata Nico usai rekonstruksi.

Tersangka Juanedi dengan tenang mempergakan adegan demi adegan peristiwa yang merenggut nyawa Jamaluddin tersebut. Dimulai saat korban tiba di Kampung Jennae dengan mobil hingga korban dan pelaku berpapasan di sawah hingga terjadi peristiwa tragis tersebut. Usai memarangi korban, Junaedi meminta dibonceng ke Mapolsek Minasatene.

"Kita siap pelimpahan tahap 1, modusnya itu hanya permasalahan diantara mereka soal tanah dan ini tidak ada perencanaan pembunuhan," jelasnya.


Sebelumnya diberitakan kejadian yang menggegerkan warga Kampung Jennae ini berlangsung cepat. Pelaku mengatakan, ketika itu dirinya sedang membersihkan lahannya dengan sebilah parang pelaku datang dan menunjuk kearahnya. Hal tersebut dianggap Juanedi sebagai tindakan yang dia anggap merendahkan dirinya, dibalas dengan ayunan parang kearah korban.

Pembunuhan ini tergolong sadis, sebab pelaku tak berhenti memarangi korban hingga tak bergerak dan dipastikan meninggal. Korban meninggal dengan banyak luka menganga bekas tebasan dibeberapa bagian tubuhnya. Korban meninggal di tempat dan sempat dibawa ke RSUD Pangkep sebelum dibawa ke rumahnya di Kota Makassar.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Polres Pangkep Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berdarah Kampung Jennae "