Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penghuni Perumahan Pandawa Lima Segeri, Keluhakan Bau Comberang Saat Hujan

Usai Banjir Perumahan warga Pandawa Lima Dipenuhi Sampah dan Bau Comberang

KORANPANGKEP.CO.ID - Memasuki musim penghujan keadaan perumahan Pandawa Lima Takku, desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel dan warga kampung sekitarnya akhir akhir ini terlihat sangat memprihatinkan,

Pasalnya jalan yang dikenal dengan keasriannya selama ini di genangi air serta lumpur hitam, sehingga warga yang hendak melintasi jalan tersebut merasa terganggu akibat luapan air drainase yang sempit dan kecil serta bau comberang

Dikektahui genangan air serta lumpur hitam yang meluap saat hujan di perumahan Pandawa Lima Takku tersebut diduga akibat pembuatan saluran pembuangan air (drainase) yang di buat oleh pengembang perumahan Pandawa Lima terlalu kecil dan tidak efektif, pembuatan drainase yang tidak sesuai dengan volume aliran air saat turun hujan mengakibatkan meluapnya air serta lumpur kejalan tersebut.


Dengan kondisi jalan yang seperti saat ini warga perumahan dan warga kampung Takku Desa Parenreng berharap kepada pihak pengembang perumahan Pandawa Lima segera berupaya memperbaiki saluran air tesebut, sehingga akses jalan tidak terganggu dengan genangan air dan lumpur pada badan jalan saat hujan turun.

“Sistem pembangunan drainase yang telalu kecil saat hujan tiba jalan sumur wareng susah untuk dilalui karena air dan lumpur menggenang di jalan, kami kesulitan untuk melewati jalan akses ke kampung Takku,” kata Lukman salah satu penghuni perumahan pandawa lima Takku di Blok C Kecamatan Segeri Pangkep, Kamis (10/1/2019).


Sementara itu menurut Muntaha warga kampung Takku menyebutkan, Dulu sebelum ada pembangunan perumahan Pandawa Lima yang seperti ini belum pernah terjadi genangan air dan comberang menutupi jalan Takku.

“Semenjak adanya perumahan Pandawa Lima jalan Takku sekarang meluap dengan air comberang dan baunya yang menyengat saat hujan turun,” ujarnya kepada awak media saat dikonfirmasi.

Dia membeberkan selain kawasan Kompleks Pandawa Lima Takku yang rendah juga sistem drainase yang tak terintegrasi membuat lingkungan kompleks sering terendam banjir saat musim penghujan.

"Saluran drainasenya tidak masuk ke drainase pembuangan saluran besar yang ada" sorot Muntaha

Baik Lukman dan Muntaha mengeluhkan bau comberang karna sudah meresap kemana mana. mereka sudah menyampaikan kepihak pengembang perumahan pandawa lima perihal keluhan warga ini namun hingga saat ini belum ditanggapi

"Kami sudah sampaikan hal ini kepengembang yaitu kepada Ibu Tina selaku Bendahara diperumahan Pandawa Lima Takku melalui pesan WhatsApp, Sabtu 5 Januari 2019 lalu, katanya nanti di cek tapi sampai sekarang belum ada hasil dan tanggapan serius dari pihak perumahan." Pungkasnya

(NAIM/ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Penghuni Perumahan Pandawa Lima Segeri, Keluhakan Bau Comberang Saat Hujan"