Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lurah Biraeng Patok Akta Hibah 7 Juta, Camat Minasatene: Saya Tidak Buat Akta Itu

Seorang warga tokoh masyarakat kelurahan Biraeng kecamatan minasatene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel. Ali Akbar mempertanyakan tentang tingginya pembayaran pembuatan keterangan hibah yang diterbitkan kelurahan Biraeng. tak tanggung tanggung nilainya sebesar Rp.7 Juta untuk 4 bidang tanah milik Hj.Ni'ma.

Akte hibah tersebut dibuat untuk pengurusan sertifikat gratis redis yang di programkan presiden joko widodo dan baru baru ini diserahkan langsung sebanyak 600 bidang sertifikat oleh bupati Pangkep. H.Syamsuddin Hamid, SE  ke kedua keluarahan di kecamatan Minasatene yakni 250 sertifikat untuk kelurahan Minasatene dan 350 sertifikat untuk kelurahan Biraeng.

Menurut Ali Akbar seharusnya pengurusan keterangan akte hibah itu gratis dan tak boleh dipungut biaya, apalagi nilainya yang mencapai Rp.7 juta tentu akan sangat memberatkan warga

"Masa pengurusan keterangan hibah harganya, sampai Rp.7 juta, dan Hj. Ni'ma tidak pernah melihat itu wujud akta hibah dijanjikan oleh lurah Biraeng sampai saat ini hingga terbitnya sertifikat redis," ungkap Ali Akbar kepada awak media. Minggu (6/1/2019)

Beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi awak media Lurah Biraeng membantah Dirinya telah melakukan pemberian Surat Keterangan Hibah melainkan dirinya memberikan Akta Hibah kepada Hj. Ni'ma

"Itu bohong dan saya membantah tuduhan itu, ini pencemaran nama baik namanya, Itu bukan surat keterangan hibah tapi akte hibah yang dibuatkan. Jadi akte hibah sekarang kalau mau ikut redis tanah biayanya digratiskan," ujarnya" kata Lurah Biraeng, Armin Syanur dikonfirmasi awak media, Selasa (22/5/2018) lalu.

Sementara itu Kepala Kecamatan Minasatene H.Satria Hasan Sammana,SH. menegaskan bahwa pihaknya hingga saat ini tidak pernah membuatkan Akta Hibah atas nama Hj. Ni'ma, ia mengaku justru heran jika sertifikat Hj Ni'ma sudah terbit sebanyak 4 bidang.

"Sampai saat ini berkas pengajuan Akta HIbah Hj. Ni'ma belum sampai dimeja saya, yang seharusnya dalam pembuatan akta hibah harus melalui Camat dulu sebagai Pejabat PPATK dan pejabat pemerintahan kecamatan, jadi bagaimana saya mau buat aktanya kalau berkasnya saja belum sampai ke meja saya, Saya tidak buat itu," Ungkap tegas H.Satria Camat Minasatene. Minggu (6/1/2019)

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Lurah Biraeng Patok Akta Hibah 7 Juta, Camat Minasatene: Saya Tidak Buat Akta Itu "