Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Duh, Pangkep Masuk Daftar "Hitam" 7 Daerah Gizi Buruk Di Sulawesi Selatan


KORANPANGKEP.CO.ID - DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sulawesi Selatan menyebutkan di Sulawesi Selatan ada tujuh kabupaten yang masuk kategori "Hitam" terkait masalah gizi buruk yakni Enrekang, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, Pangkep, Maros, dan Bone. 

Hal ini diutarakan oleh Wakil Ketua DPD Persagi Sulsel, Astati Made Amin pada momen Hari Gizi Nasional yang ke-59 dengan beragam kegiatan, di Hotel Novotel, Jl Jend Sudirman, Makassar, Minggu (27/1/2019).

"Memang ada beberapa daerah yang agak tinggi angka stunting dan gizi buruknya, ada tujuh kabupaten hitam, artinya persentase prevelensinya di atas 40 persen. Ini sesuai hasil pemantauan status gizi 2017, tetapi ada data terbaru, sebenarnya prevelensi kita sudah turun dari tahun 2013 sebesar 35,8 persen, turun menjadi 30,5 persen di 2018," ungkapnya.

Astati Made Amin menjelaskan, pada momen Hari Gizi Nasional ini, Persagi ingin menarik minat masyarakat untuk ikut berperan dalam rangka penanggulangan masalah gizi buruk dan stunting di Sulsel. Astati berharap, sinergitas antara semua pihak, dapat terus dilakukan untuk memperbaiki angka preveensi gizi buruk di Sulsel.

"Ini memang harus dipacu, hari gizi ini kita jadikan momen untuk bagaimana menggalang masyarakat dan pihak terkait untuk peduli terhadap pennggulangan masalah gizi dan stunting di Sulsel," kata dia.

Menanggapi hal tersebut Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid menyebutkan saat ini pihaknya sedang mebenahi hal tersebut melalui Dinas kesehatan dan puskesmas-puskesmas di kabupaten Pangkep (28/1/2019).

"Oh iya, yang itu sementara lagi pembenahan oleh Dinas Kesehatan Pangkep, khususnya pembenahan puskesmas-puskesmasnya," ungkapnya.

Namun demikian syamsuddin juga berharap keterlibatan dan partisipasi semua pihak baik ditingkat desa dan kelurahan maupun ditingkat posyandu setempat dalam mensosialisasikan pentingnya gizi.

"Kita juga butuh keterlibatan desa lewat pembinaanya. Pak desanya sekarang juga yang harus aktif mengkampanyekan makanan bergizi untuk mereka serta kader-kader posyandu yang ada di desa," ujarnya.

Syamsuddin berharap tahun ini Pangkep dapat keluar dari status gizi buruk seperti yang disebutkan DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sulawesi Selatan pada momen hari Gizi Nasional

"Semoga bisa diperbaiki tahun ini, harapannya tahun depan DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sulawesi Selatan yang menyebut di Sulsel ada tujuh kabupaten yang masuk kategori ‘Hitam’ terkait masalah gizi (jumlah gizi buruknya tinggi) yang salah satunya Pangkep tidak lagi terulang," jelasnya.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Duh, Pangkep Masuk Daftar "Hitam" 7 Daerah Gizi Buruk Di Sulawesi Selatan"