Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diduga Kaget Tabung Bocor Saat Akan Dipasangi Oksigen, Pasien Asoka 3 Meninggal

KORANPANGKEP.CO.ID - Seorang pasien RSUD Pangkep yang masuk dalam keadaan kritis bernama Baharuddin dikabarkan meninggal dunia diduga akibat kaget saat akan dipasangi oksigen dan tiba-tiba tabung oksigen tersebut jatuh dan bocor dan menimbulkan suara desisan keras yang sempat membuat panik pasien, para pembesuk dan perawat kamar asoka 3, Sabtu (26/1/2019)

Baharuddin merupakan pasien asal kampung Pakkange, Kelurahan Bone, Kecamatan segeri, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) ia dirujuk dari puskesma segeri sore tadi dengan penyakit muntah darah. dan ditempatkan di kamar asoka 3 pukul 18.00 wita. insiden kebocoran terjadi sekira pukul 18.30 wita

Suasana kegaduhan tiba-tiba terjadi didalam kamar Asoka nomor 3 yang dihuni oleh 4 pasien dan para penjaga serta tamu pasien sontak membuat kaget saat tabung gas oksigen jatuh kelantai dan muncul suara desisan tabung gas oksigen  akibat bocor.

Dari pantauan awak media Pasien dan petugas serta para keluarga pasien kamar asoka rumah sakit umum daerah (RSUD) Pangkep menjadi kelimpungan dan kaget saat insiden tabung bocor tersebut terjadi, mereka takut tabung gas tersebut meledak dan melukai mereka.

Demikian pula dengan keluarga pasien maupun pembesuk. Mereka sibuk menyelamatkan diri bersama anggota keluarga mereka yang dirawat keluar ruangan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (26/1/2019) malam pukul 18.30 Wita. Tabung oksigen yang bocor itu jatuh saat petugas rumah sakit hendak memasang oksigen ke pasien yang bernama Baharuddin.


Naim (50 tahun) salah satu pembesuk asal Kecamatan marang, mengatakan tabung oksigen yang bocor terjadi di dalam ruangan rumah sakit plat merah itu. Suara mendesis membuat seisi kamar asoka yang dipenuhi pembesuk berhamburan keluar.

"Semua keluar khawatir terjadi ledakan besar, pasien dan petugas medis saja banyak yang panik untuk menyelamatkan diri," ucapnya.

Naim menilai pihak rumah sakit telah teledor dan lalai menjaga keamanan dan kenyamanan pelayanan akibat kebocoran tabung oksigen. Seharusnya, lanjut Naim, tabung oksigen terlebih dahulu diperiksa sebelum ditempatkan di rumah sakit begitupun saat hendak memasang tabung harus berhati hati dan memperhatikan SOP yang ada agar tidak terjadi kejadian serupa.

Sementara Humas RSUD Sampang H. Mansyur yang dihubungi awak media membenarkan terjadinya kebocoran yang disebabkan dari tabung oksigen. dan pasiennya meninggal Hanya saja, pihaknya mengklaim tidak sampai terjadi kegaduhan yang membuat panik. dan membantah penyebab meninggal pasien akibat tabung bocor tersebut

"Iya pasiennya meninggal dunia, dan itu tabung oksigen cuma bocor biasa kok tidak terjadi ledakan, hanya satu inkubator tabung oksigen saja, korban jiwa bukan karena kebocoran dan suara desisan keras dari tabung tersebut melainkan pasien saat dirujuk kondisinya sudah sangat lemah dan tensi darahnya 50," terangnya saat dihubungi awak media.

Humas RSUD Pangkep menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya pasien, dan pihaknya telah menyampaikan perihal tersebut kepihak keluarga serta meminta maaf atas insiden tabung bocor saat akan memasangi pasien oksigen

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Diduga Kaget Tabung Bocor Saat Akan Dipasangi Oksigen, Pasien Asoka 3 Meninggal"