Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diduga Ijazah Dihilangkan Kepsek, Siswa SDN 16 Kalukalukuang Tak Lanjut ke-SMP

KORANPANGKEP.CO.ID - Puluhan warga masyarakat kecamatan Liukang Kalmas geruduk kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati Kalmas Pangkep atau APK-P, Sulsel, Kamis (17/1/2019). Mereka mempertanyakan perihal Ijazah anak mereka yang bersekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN)16 Kalukalukuang yang belum keluar hingga saat ini.

Betapa tidak sudah 6 bulan lamanya hingga saat ini ijazah tersebut belum mereka dapatkan akibatnya anak pulau yang duduk di bangku SMP dikeluarkan karena tak bisa didata. warga meminta agar Disdik Pangkep memberi solusi atas keluhan tersebut karena sangat merugikan peserta didik di Pulau Kalukalukuang karena tidak dapat melanjutkan sekolahnya akibat ulah Kepala Sekolah SD 16 Kalu-Kalukuang.

"Alumni SD 16 Kalu-kalukuang tidak bisa lanjut sekolah karena ijazah belum terima dari SD. Ijazah SD sangat mereka butuhkan untuk persiapan pendataan Dapodik di SMP. Kami butuh solusi atas persoalan ini," kata Umar.

Dalam aksinya para pendemo meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Pangkep untuk bertindak tegas kepada kepala sekolah SDN 16 Pulau Kalukalukuang Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulsel, untuk segera memberikan ijazah anak SD

Koordinator Lapangan APK-P, Ardan Ardin mengungkapkan Keluarga siswa berkali-kali meminta agar pihak sekolah segera memberikan ijazah anak-anak mereka. Namun, bermacam-macam alasan yang didapatkan dari pihak sekolah. Mereka mencurigai, ijazah tersebut telah hilang karena kepala sekolah SD 16 Kalukalukuang sendiri jarang di pulau karena kesibukannya di daratan.

"Kami curiga ijazah tersebut sudah hilang. Karena berkali-kali diminta tapi tidak diberikan. Kalau ijazah itu benar ada langsung saja diberikan kepada siswa," ucapnya.

Ardan Aidin juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Pangkep untuk bertindak tegas kepada kepala sekolah beserta para guru SDN 16 Pulau Kalukalukuang yang malas pergi mengajar dan lebih banyak berada di Paotere, makassar daripada di tempat mengajarnya dipulau

"Tolong perketat kontrol guru-guru malas masuk, begitupun dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) nya, Mereka lebih sering ngumpul di Paotere daripada ke pulau mengajar. kami minta ketegasan kadisdik Pangkep untuk mengganti Kepala Sekolah SDN. 16 Kalukalukuang yang diduga tidak memberikan ijazah tanpa alasan pada alumninya," Pungkasnya.

Mereka berharap pernyataan sikap ini menjadi bahan diskusi dan segera memanggil kepala sekolah yang bersangkutan.

"Jika Diknas Pangkep tidak merespon gerakan ini, maka kami akan mengawal sampai ke tingkat provinsi," jelasnya.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun dari pengawas sekolah Liukang Kalmas BaLkis S.Pd menyebutkan bahwa ijazah tahun 2018 belum diberikan hingga saat ini karena blangko ijazah para siswa SDN 16 Pulau Kalukalukuang tercecer atau hilang, alasan kedua adalah belum ada kepastian apakah ijazah tersebut di stempel UPTD Atau PLS

"Saya dengar blangko ijazah tahun 2018 nya hilang pak, selain itu belum ada kejelasan apakah blangko ijazahnya distempel UPTD atau PLS dan ada satu orang di tahun 2016 juga tidak diberikan" Ungkap Balkis. SPd Pengawas Sekolah Liukang Kalmas

  



(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Diduga Ijazah Dihilangkan Kepsek, Siswa SDN 16 Kalukalukuang Tak Lanjut ke-SMP "